|

Petani PSR Seumanah Jaya Dikabarkan Menghilang

Ilustrasi


REPORTASEGLOBAL.COM  - Salah seorang petani penerima manfaat program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, dikabarkan menghilang dari rumahnya sekitar sejak sebulan lalu. Kepergiannya diduga akibat dibelit urusan hutang - piutang dengan pihak tertentu, yang diduga masih ada kaitannya dengan polemik PSR, yang masih berlangsung di daerah tersebut.

Hingga kini, Ketua Gapoktan berinisial A itu tidak diketahui dimana rimbanya. Media ini juga sempat mencoba menghubungi nomor telpon selular milik petani tersebut, namun hingga kini, nomor hanpdphone yang dihubungi tidak aktif. Menurut rekan dari bapak tiga anak itu, petani yang selama ini aktif mengurus persoalan PSR itu pergi akibat dikejar - kejar hutang pada mitranya dalam usaha sebelumnya mendapatkan manfaat program PSR di Seumanah Jaya.

" Sedih juga keadaan dia, memang buat makan sehari - hari aja kami susah, Dia menghilang, diduga karena dikejar - kejar hutang, sudah kami larang jangan pergi, tapi dia tidak dengar, tidak juga mau kembali, padahal menurut kami, persoalannya masih bisa diselesaikan dengan baik - baik, tapi mungkin dia takut kembali," kata salah seorang rekan A kepada media ini, Rabu 27 Mei 2020.

Rekan sekampungnya itu juga mengungkapkan, sebenarnya persoalan A sudah sempat dimusyawarahkan dan sempat ingin diselesaikan saat itu oleh ketua koperasi pengelola program PSR, namun sayangnya pihak pemberi hutang saat itu tidak bersedia hadir, hingga akhirnya A mendadak menghilangkan diri.

" Sebenarnya sudah mau dibantu selesaikan waktu itu sama ketua koperasi, dan itu mau diselesaikan yang berkaitan dengan PSR ini saja, kalau ada hutang pribadi kami tidak urus, tapi sayangnya si pemberi hutangan pun enggak mau datang pula, dan akhirnya rekan kami tersebut menghilang tak tahu kemana," sebut narasumber yang tidak ingin disebut namanya itu.

Rekannya itu juga berharap, bapak tiga anak itu bisa kembali ke keluarganya dan bergabung lagi bersama mereka dalam upaya menyelesaikan polemik program PSR di Seumanah Jaya saat ini.

" Ya, kami harap dia bisa kembali ke tengah keluarganya dan berjuang lagi untuk mendapatkan hak - hak kami di program PSR ini," pungkas narasumber tersebut.(RX)

Komentar Anda

Berita Terkini