|

Buruh Aceh Timur : Dewan Kalau Sudah Ada Maunya Saja Baru Datang ke Kami

Ketua SPSI Aceh Timur, Zainal, didampingi rekannya, memegang secari kertas perjanjian sewa lapak bongkar kepada warga keturunan tionghoa pemilik tanah.


REPORTASEGLOBAL.COM - Ketua SPSI Aceh Timur, Zainal, mengkritik keras soal kurang pedulinya Pemerintah dan DPRK Kabupaten Aceh Timur, selama ini terhadap nasib mereka. Hal itu dilontarkan pemimpin buruh asal Idi Rayeuk itu, jelang momen peringatan hari buruh sedunia 1 Mei 2020.

" Coba tolong lihat nasib kami, untuk bisa bekerja, kami harus sewa lapak bongkar dulu, fasilitas lain seperti tenda yang pernah kami minta ke pemerintah saja, hingga kini belum ada, dewan pun baru datang ke kami jika mereka sudah perlu saja, sudah terpilih lalu lupa, bahkan bantuan apapun tidak ada," kata Zainal usai bekerja bersama rekan - rekannya di sekitaran Pasar Ikan Idi Rayeuk, Sabtu 2 Mei 2020.

Zainal mengungkapkan, perhatian pemerintah terhadap nasib buruh kasar di Aceh Timur sangat minim, bahkan dia membeberkan, di masa darurat pandemi Covid 19 ini,sama sekali tidak ada bantuan apapun kepada pihaknya.

" Di masa darurat Corona ini, bantuan apapun gak ada, padahal kami harus bertaruh nyawa untuk tetap bekerja, agar anak kami bisa tetap makan, dan kepentingan masyarakat lainnya bisa terpenuhi dari hasil kerja kami," ungkap Zainal.

Dalam pernyataannya itu, Zainal berharap Pemkab dan DPRK Aceh Timur, menghargai keberadaan para buruh di Aceh Timur tersebut dan memperhatikan kesejahteraan mereka.

" Kami ada di Aceh Timur, tersebar dimana -mana, pemerintah mesti sadar dan memberi perhatian lebih," tutup Zainal didampimgi sejumlah rekan - rekannya.(R007)


Komentar Anda

Berita Terkini