|

Diduga, Bantuan Sapi Aceh Timur Sudah Jadi Hantu, GMPK Desak DPRA Bentuk Pansus

Ketua GMPK Aceh Timur, Khaidir SH.



REPORTASEGLOBAL.COM  - Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Aceh Timur, Khaidir S.H, mendesak anggota DPRA dari dapil 5 Aceh Timur, segera membentuk Pansus untuk mengusut dan memperjuangkan aspirasi masyarakat miskin terkait bantuan ternak sapi tahun 2018, untuk sejumlah peternak Aceh Timur, yang hingga kini belum juga disalurkan.

" Kita mendesak anggota DPRA Dapil V memperjuangkannya, kalau tidak mendingan mundur dan pulang kampung saja, jangan khianati pemilih anda, terlebih negara tidak rugi membayar gaji untuk anda di parlemen Aceh," kata Khaidir SH, Minggu, 10 November 2019.

Khaidir juga menagih janji Plt.Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, terkait upaya pengentasan kemiskinan yang dinilainya hanya bualan belaka.

" Kami juga berharap Plt.Gubernur Aceh, jangan cuma pandai bicara saja menurunkan angka kemiskinan, tapi realitanya bantuan DOKA untuk puluhan KK masyarakat miskin di Aceh Timur tahun 2018, di Dinas Peternakan Aceh, hingga kini belum juga disalurkan," ketusnya.

Dia juga sangat menyesalkan sikap Kepala Dinas Peternakan Aceh, yang terkesan mempersulit turunya bantuan sapi tersebut.

" Kita dari GMPK Aceh Timur, sudah pernah membangun komunikasi dengan Kadis.Peternakan Aceh. Namun dia dengan gampang, bahkan tanpa rasa bersalah, menyatakan bantuan itu tidak dapat langsung disalurkan Pemerintah Aceh, karena harus melalui Dinas Peternakan Aceh Timur. Padahal, sesuai Permendagri no.13 tahun 2018, Pemerintah Aceh melalui dinas peternakan dapat menyerahkan lansung bantuan tersebut kepada para kelompok penerima, namun nyatanya, sudah hampir satu setengah tahun berlalu, bantuan itu belum juga diserahkan" tegasnya.

Selanjutnya, GMPK mempertanyakan keberadaan bantuan yang diduga sarat permainan kongkalikong itu.

" Patut dipertanyakan, dimanakah keberadaan sapi - sapi itu, masih hidup atau sudah jadi hantu saat lebaran idul adha kemarin " ketus Khaidir lagi.

Khaidir memperingatkan pihak eksekutif dan legislatif untuk segera menuntaskan persoalan tersebut.

" Bapak Plt.Gubernur, Sekda, Anggota DPRA Dapil 5 dan Kadis Peternakan, sadarkah anda semua digaji negara dari uang rakyat, sekarang dimana puluhan KK kelompok peternak sapi dari masyarakat miskin yang sudah banyak mengeluarkan biaya pengurusan proposal di kabupaten Aceh Timur membutuhkan perhatian, apakah anda semua masih mempunya akal sehat?" pungkas Ketua GMPK Aceh Timur, Khaidir SH, menutup keterangannya.(***)

Komentar Anda

Berita Terkini