|

Siswa SMA Dibunuh Rekannya karena Utang Rp 1 Juta

Polisi bersama pelaku pembunuhan, Dedek (kursi roda) di Rumah Sakit Putri Bidadari karena luka tembak. Foto: Dok. Istimewa

REPORTASEGLOBAL.COM  - Dedek Sahputra (22) warga Kabupaten Langkat, Sumut nekat menghabisi nyawa temanya RW (17) yang masih duduk di bangku kelas kelas 2 sekolah menengah tingkat atas. Persoalannya sepele, hanya karena kesal RW tidak mampu membayar utang. 

Dedek menghabisi RW dengan pisau, lalu membuang jasadnya di sebuah sumur tua di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Serapit. 

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan peristiwa pembunuhan itu terjadi Jumat (9/8). 

Menurut Mustafa, Dedek tega membunuh korbannya karena persoalan utang sebesar Rp 1 juta. Dedek, ujar Mustafa, kesal karena RW tak sanggup membayar utangnya. RW saat ditagih selalu beralasan uang yang dipinjam untuk berobat ibunya.

Mustafa mengatakan karena kesal yang sudah membuncah itu, terbersit lah pikiran untuk menghabisi nyawa RW. Dedek pada Jumat (9/8) mengajak RW memancing di Parit Kelingking yang berada di Desa Sumber Jaya. 

Saat itu, Dedek, sudah menyiapkan sebilah pisau dapur di pinggangnya untuk menghabisi nyawa RW. 

“Kemudian korban dan pelaku ribut mulut, selanjutnya pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kanannya. Kemudian korban membalas memukul pelaku selanjutnya pelaku dan korban berkelahi,’’ ujar Mustafa.

Setelah terjadi perkelahian, keduanya sempat saling bangkit. Namun pelaku lebih cekatan dalam berkelahi dan langsung  menendang dada korban hingga terjatuh dan kepalanya  terbentur pohon sawit sampai berdarah.
“Oleh pelaku diambil pisau yang telah disiapkan di pinggang pelaku, kemudian  pelaku tusuk di atas pinggang korban dan korban langsung tidak sadarkan diri,” kata Mustafa.

Usai menghabisi nyawa RW, Dedek mendorong jasad rekannya itu ke sebuah sumur tua. Setelah itu Dedek pulang  mengambil goni (karung) dan cangkul untuk  menutupi tubuh korban.

“Dia juga menguruk (menimbun) korban dengan menggunakan tanah yang dicangkulnya. Pelaku juga menutupi sepeda motor Scorpio milik korban dengan menggunakan pelepah sawit yang ada di TKP selanjutnya pelaku pulang,” ujar Mustafa.

Keesokan harinya, Sabtu (10/11), sekira pukul 08.00 WIB, Dedek kembali ke TKP untuk mempreteli spareparts motor korban. Selanjutnya sepeda motor itu digunakan Dedek untuk keperluan sehari-hari. 

Jasad RW ditemukan oleh warga  yang melintasi sumur tua. Mendapat laporan pembunuhan polisi bertindak cepat. Pada Minggu (11/8) sekira pukul 01.00 WIB, Dedek diringkus di rumahnya yang berada di Dusun V, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Serapit.

“Pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Putri Bidadari untuk perawatan medis,” ujar Mustafa.(kumparan)
Komentar Anda

Berita Terkini