|

Putusan Pengadilan Negeri Kuala Simpang Dibatalkan, Terdakwa Bebas

Marwan Ishak Bin (Alm) Ishak, bersama para Kuasa Hukumnya.


REPORTASEGLOBAL.COM  - Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Banda Aceh, diketuai H Amron Sodik, serta Dr. H Syahrul Machmud SH, MH dan H. Fuad Muhammady, SH,MH, dalam putusan Perkara Nomor 171/Pid/2019/PT BNA, membatalkan Putusan Pengadilan Negari Kuala Simpang Nomor 84/Pid.B/2019/Pn-Ksp tertanggal 28 Mei 2019.            

 Dalam Putusan ini, majelis hakim menerima permohonan banding dari Pembanding yang sebelumnya sebagai terdakwa dalam kasus penadahan. 

" Membatalkan putusan pengadilan negeri Kuala Simpang, Nomor 84/Pid.B/2019/Pn-Ksp, menyatakan, Marwan Ishak Bin (Alm) Ishak, tidak terbukti sah dan meyakinkan melakukan perbuatan pidana, sebagaimana dalam dakwaan jaksa. Membebaskan dari segala dakwaan tersebut dan memerintahkan terdakwa untuk segera dikeluarkan dari tahanan," sebut Majelis Hakim.  

H. A Muthallib Ibr SE.SH.MSi.MKn dan Sawaluddin SH, kuasa hukum terdakwa M
Menyambut baik putusan pengadilan tinggi Banda Aceh. 

" Ini adalah kemenangan dari usaha menegakkan keadilan, putusan bebas yang diputuskan Pengadilan Tinggi Banda Aceh terhadap Marwan Ishak Bin (Alm) Ishak, sudah sangat pantas," Ujar H. A Muthallib.            
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Kuala Simpang Menghukum Marwan Ishak Bin (Alm) Ishak (Terdakwa Kasus Penadahan)   Majelis Hakim, Irwansyah Putra Sitorus, SH, MH, sebagai ketua majelis, dan Rizki Ramadhan, SH dan Orsita Hanum, SH yang masing-masing sebagai hakim anggota, menjatuhkan vonis bersalah dan harus menjalani hukuman penjara selama Dua Tahun Enam bulan.     

Namun atas Putusan PN Kuala Simpang tersebut, terdakwa Marwan  Bin Ishak Melalui Kuasa Hukumnya H. A Muthallib Ibr, SE,SH,MSi,MKn dan Sawaluddin, SH dari LBH Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (Yara), ditanggal 29 Mei 2019, menyatakan keberatan dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Banda Aceh.

Adapun putusan hasil banding tanggal 26 Juli 2019 tersebut, menyatakan terdakwa Marwan Bin Ishak, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, membebaskan terdakwa dari segala dakwaan, serta memerintahkan terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan. Dan pada hari Senin, 5 Agustus 2019, terdakwa Marwan Bin Ishak telah menghirup udara bebas. (Zaid/Media Realitas)
Komentar Anda

Berita Terkini