|

Hari Meugang, Emak - Emak Idi Panik, Khawatir Tak Kebagian Elpiji

Suasana antrian warga di pangkalan gas elpiji di Tanoh Anoe, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Sabtu 10 Agustus 2019.



REPORTASEGLOBAL.COM - Puluhan emak - emak di Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, terlihat panik dan berjubel menunggu antrian di salah satu pangkalan gas elpiji milik H.Mudin di Tanoh Anoe.

Kondisi itu disebabkan emak - emak yang telah lama mengantri tersebut, khawatir tidak kebagian stok gas elpiji, sementara mereka sedang menghadapi hari Mak Meugang (tradisi masak daging) dalam tradisi masyarakat Aceh, ditambah lagi keesokan harinya hari raya Idul Adha pun akan tiba.

" Saya sudah kemana - mana, tapi belum dapat, " kata salah seorang ibu, warga Tanoh Anoe, yang sedang berdiri mengantri sambil menentemg tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kg miliknya, kepada Reportase Global, Sabtu 10 Agustus 2019.

Saat petugas pangkalan sedang memanggil pelangganya sesuai antrian yang disertai KK, warga lainnya termasuk anak - anak terlihat hilir mudik menenteng tabung gas berharap segera dapat bagian

Beberapa orang diantara mereka juga tampak menenteng lebih dari satu tabung gas kosong, sedangkan yang lainnya terus berdatangan.

" Di tempat Wahyu sudah habis, jadi kami ke sini," kata salah satu dari warga tersebut.

Sayangnya, hingga akhir penantian warga tersebut, petugas mengumumkan stok habis, dan gudang penyimpanan pun ditutup rapat, sementara masih tersisa beberapa orang emak -emak yang belum kebagian, hingga akhirnya terpaksa balik kanan meninggalkan pangkalan tanpa suara.

" Sudah habis bang, sementara hanya cukup untuk seratus KK," ungkap petugas pangkalan yang diketahui bernama Adi, sembari menunjukkan bukti KK pelanggannya yang pada umumnya merupakan warga Tanoh Anoe, kepada media ini.

Pada kesempatan yang sama, media ini juga sempat berbincang dengan H.Mudin, pemilik pangkalan. Dia mengatakan, warga yang belum kebagian tidak perlu khawatir, sebab akan tiba satu trip lagi stok gas elpiji ke pengkalannya.

" Gak apa - apa, jangan khawatir, nanti datang lagi gasnya, ini karena mau lebaran aja, biasanya stabil koq," ujar H.Mudin, yang diketahui menjual produknya itu sesuai HET.

Dia juga berharap, pemerintah sigap melakukan operasi pasar ( OP) untuk mengantisipasi bila terjadinya persoalan terkait gas elpiji di Aceh Timur.

" Ya, harusnya digencarkan operasi pasar, untuk mengantisipasi persoalan gas elpiji, " pungkas H.Mudin menutup keterangannya.(ony)

Komentar Anda

Berita Terkini