|

FAKSI : Jangan Tunggu FPI Turun Dulu Baru WH/Pol PP Aceh Timur Bertindak

Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI ) Aceh, Darwin.


REPORTASEGLOBAL.COM  - Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI ) Aceh, Darwin, mengapresiasi langkah FPI Aceh Timur, bersama relawan dan awak media, terkait hisbah beberapa hari lalu di area Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur. Dalam razia maksiat yang dilakukan ormas tersebut, FPI berhasil menjaring sekitar lima pasangan muda - mudi sedang asik bergelap - gelapan ria di kawasan tersebut.

" Kita  sangat mengapresiasi kinerja FPI bersama relawan dan rekan media di Aceh Timur, sehingga lapak maksiat di sekitar itu, kini sudah dipasangi lampu jalan oleh Pemkab. Kedepannya jangan tunggu FPI turun dulu, baru WH dan Pol PP bertindak," kata Darwin, kepada Reportase Global, Kamis, 15 Agustus 2019.

Darwin berharap, Pemkab menjalin kerjasama dengan ormas seperti FPI dalam hal tersebut, demi menjaga nama baik Aceh Timur.

 " Semoga kedepannya, pemerintah dapat bekerjasama dengan relawan dan FPI, agar nama harum Aceh Timur, sebagai kota santri , tidak ternodai dengan kemaksiatan.
 Dan jangan sampai hal seperti ini mencoreng nama bupati Aceh Timur sebagai bapak santri," ujar Darwin.

Sebelumnya, kepada media SuaraKPK.Com, Kasat Pol-PP/WH,T.Amran. SE, melalui Kabid Peraturan Perundang-Undangan Daerah Syariat Islam (PPD&SI) Muzakkir, SHI, mengklarifikasi pemberitaan terkait tudingan, seolah WH tidak pernah melakukan pengawasan dan penertiban pada malam hari di komplek pusat pemerintahan.

" Perlu diketahui, WH rutin dan selalu mengawasi lokasi tersebut, baik sore maupun di malam hari, jadi sungguh tidak etis bila disebut WH tidak respon," kata Muzakkir.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak berhak melarang warga untuk mengunjungi pusat pemerintahan selama tidak ditemukannya penyimpangan.

"  WH tidak berhak melarang pengunjung, tapi WH berhak menertibkan bila ada pengunjung pusat pemerintahan yang melanggar syariat islam," tegas pria yang akrab disapa dengan panggilan bang Jack itu.

Pihaknya juga memberikan apresiasi pada FPI yang dinilai turut berpartisipasi menegakkan syariat islam di Aceh, khususnya Aceh Timur.

" Dan kami juga berterima kasih kepada FPI Aceh Timur, yang turut berpartisipasi dalam menegakkan syariat Islam di Aceh khususnya Aceh timur," pungkas Bang Jack menutup keterangannya.

Beberapa hari usai razia FPI dan keluarnya pernyataan dari pihak WH tersebut, kini pusat pemerintahan Aceh Timur, yang sebelumnya masih gelap gulita dan sering disalahgunakan remaja bila malam hari, tampak mulai dipasangi lampu jalan.(***)
Komentar Anda

Berita Terkini