|

Rumah Ketua Ranting Gerindra di Aceh Timur Ditembaki OTK

Ketua DPC Gerindra Aceh Timur, Abdul Aziz di tempat kejadian
REPORTASEGLOBAL.COM - Rumah milik Ketua Ranting Partai Gerindra,Santoso, di Dusun Paya Palas, Kecamatan Rantau Peureulak,Kabupaten Aceh Timur, diduga ditembaki orang tidak dikenal (OTK), Senin malam, 8 April 2019, sekira pukul 09.00 WIB.

Menurut kesaksian Santoso alias Shogun, pelaku yang berjumlah dua orang itu mengendari satu unit sepeda motor matic, melintasi arah depan rumahnya dan melepaskan sebanyak tiga kali tembakan ke sisi kanan, depan dan terakhir mengenai sisi kiri rumah kader Partai besutan Prabowo tersebut.

"Mereka naik motor matic, menembak sekitar tiga kali, ke dinding rumah saya, waktu itu sedang mati lampu," kata Santoso yang mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut kepada Reportase Global, melalui telpon seluler milik Ketua DPC Gerindra Aceh Timur,Abdul Azis, yang langsung terjun ke lapangan setengah jam setelah kejadian.

Santoso menjelaskan, setelah rumahnya ditembaki oleh penembak gelap yang diboncengi tersebut, para pelaku langsung kabur meninggalkan TKP.

" Yang nembak yang di belakang, kemudian mereka langsung kabur, ungkapnya.

Dari tempat kejadian penembakan yang tidak merenggut korban jiwa itu, ditemukan selongsong peluru dan bekas tembakan pada dinding rumah petani tersebut.

Santoso sendiri mengaku tidak mengenali para pelaku dan dirinya merasa tidak pernah terlibat masalah dengan siapapun di lingkungan tersebut sebelumnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Aceh Timur, Abdul Aziz, mengkonfirmasi, bahwa dirinya langsung mendatangi tempat kejadian dalam tempo setengah jam begitu mendapat laporan dari kadernya tersebut. Azis sendiri sangat menyesalkan terjadinya insinden buruk di musim pemilu yang ia nilai mengancam demokrasi dan meresahkan bagi masyarakat, khususnya Warga Aceh Timur.

" Kita sangat sesalkan ya, kenapa insiden seperti itu harus terjadi, intimidasi seperti ini kan mengancam demokrasi dan meresahkan masyarakat, kan kasihan rakyat jadi ketakutan," kata Azis, sembari menjelaskan bahwa kejadian tersebut sedang ditangani pihak berwajib.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai insiden tersebut.(***)
Komentar Anda

Berita Terkini