|

FPI Tolak Kongres KNPI di Aceh Berbandrol Rp.9,8 miliar dari APBA


Ketua FPI Aceh, Tgk. Muslim At Tahiri dalam sebuah kesempatan



REPORTASEGLOBAL.COM - Front Pembela Islam (FPI) Aceh menolak keras rencana akan dilaksanakannya kongres KNPI di Aceh yang kabarnya bakal menelan biaya Rp 9,8 miliar dari APBA.

" Kami FPI Aceh mengajak Pemerintah Aceh untuk buka mata, melihat bagaimana nasib rakyat Aceh yang masih banyak hidup tak tau arah,  masih banyak yang hidup dililit hutang,  masih banyak banyak yang belum punya tempat tinggal layak huni,  masih banyak gali lobang tutub lobang ! Tidak adakah lagi  mata hati dan kepala untuk melihat nasib rakyat yang menderita akibat semua barang mahal akibat BBM naik?" kata Ketua FPI Aceh, Tgk. Muslim At Thahiri, Minggu 10 September 2018.

Dia menilai Pemerintah Aceh sembarangan menggunakan anggaran dan tidak sesuai kebutuhan dasar masyarakat.

" Kenapa bisa untuk sekedar kongres sebuah wadah,  bisa dialokasi dana yang cukup besar?  
Kami tidak iri tetapi lihat dulu sudahkah  rakyat Aceh sehahtera semuanya? Kalau rakyat Aceh sudah sejahtera,  lembaga pendidikan sudah bagus,  anak yatim dan janda - janda tua tidak lagi bermandikan air mata,  silakan pakailah sesuka hatimu wahai pejabat negara!" ketusTgk. Muslim.

Dalam pernyataannya itu, Ketua FPI Aceh tersebut menekankan pihaknya menolak penggunaaan anggaran secara berlebihan tersebut.

" Sebagai bagian dari rakyat Aceh, kami menolak anggaran sebesar itu digunakan untuk kongres tersebut,  dan kami juga mempertanyakan kenapa DPRA bisa menyetujui hal tersebut,  ada apa? Atau DPRA tidak tau sama sekali," ujarnya.

Dia juga mengingatkan Pemerintah Aceh agar tidak menghambur - hamburkan anggaran secara tidak tepat.

" Kami menekankan agar Pemerintah Aceh tidak berfoya foya dengan uang rakyat,  masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk kemuslihatan rakyat," kata Muslim menutup keterangannya. (***)

Komentar Anda

Berita Terkini