|

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan PNS Aceh Utara

Istimewa


REPORTASEGLOBAL.COM -  Pelaku pembunuhan dan perampokan, terhadap Ishak (47 tahun) warga Gampong Meunasah Manyang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe dibekuk Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe, yang diback-up Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Aceh, di Desa Krueng Baro Langkahan, Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara pada hari Sabtu 11 Agustus 2018.
 
Sebelumnya, Ishak ditemukan tewas bersimbah darah di gudang tempat usahanya di Gampong Alue Awe, kecamatan Muara Dua, kemukiman Kandang, Kota Lhokseumawe pada hari Selasa (7/8). Korban diketahui bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Aceh Utara, korban meninggal dunia setelah terkena hantaman senjata tumpul (Linggis) di jidat, dan senjata tajam (Parang) di tengkuk.
 
Kapolres Kota Lhokseumawe, Ari Lasta Irawan, S.Ik, melalui Kasat Rekrim Iptu Riski Andrian, S.Ik, menyebutkan pada hari Sabtu tgl 11 Agustus sekira jam 04:30 WIB di Gampong Krueng Baro Langkahan, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe diback-up oleh Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Aceh yang dipimpin langsung oleh Iptu Riski Adrian, S.Ik telah melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap 1 (satu) orang tersangka tindak pidana Pembunuhan dan/atau Curas (Perampokan), berinisial NF, sebagaimana dimaksud dlm Pasal 338 Jo Pasal 365 ayat (4) KUHP.
 
Penangkapan tersebut setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP), dan teman-teman dekat korban, juga melakukan analisa Informasi Technologi (IT) terhadap nomor Hendfon korban, dari itu polisi memastikan NF atau yang kerap dengan sapaan Jal sebagai pelakunya.
 
”Setelah mendeteksi pelaku pembunuhan dengan cara memeriksa para saksi di TKP, dan melakukan analisa IT, terhadap nomor Hendfon korban. Kemudian sejak tanggal 8 sampai 10 Agustus, anggota melaksanakan observasi terhadap beberapa tempat yg diduga sebagai tempat persembunyian tersangka. Pada taggal 11 Agustus personil Polres Lhokseumawe bersama  Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Aceh melakukan pembuntutan (surveillance) terhadap pelaku, dan selanjutnya pada pkl. 02.00 WIB dilaksanakan briefing oleh Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe guna melakukan penindakan dan penangakapan,” sebut Riski Andrian.
 
Riski Andrian menambahkan, setelah melakukan penangkapan terhadap pelaku, selanjutnya pihak Kepolisian melakukan pengembangan teerhadap barang bukti, namun pada saat pengembangan tersangka berusaha merebut senpi anggota dan hendak melarikan diri sehingga Aparat penegak hukum harus melakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak pada bagian betis kanan dan kiri tersangka.
 
“Dalam penangkapan tersebut pihak Kepolisian Polres Lhokseumawe berhasil menyita barang bukti, uang sebesar Rp. 21.200.000, milik korban yang hilang, dengan  total keseluruhan mencapai Rp. 100.000.000,1unit sepeda motor jenis Honda Scoopy warna putih yang sudah digunakan oleh pelaku, 1 unit Hendpon mereck Oppo warna hitam, 1 unit hendpon mereck Nokia warna hitam, 1 unit hendpon Prince warna hitam, dan 1 unit hendpon  Mito, 1 buah paket sabu yang ditemukan di rumah tersangka NF, 1 buah gelang emas, 1 buah cincin emas, juga 1 buah kalung emas,” kata Iptu Riski.
Sementara itu, lanjut Riski, dari pengakuan tersangka pembunuhan tersebut dilakukannya kepada korban terkait masalah hutang-piutang. NF dan korban merupakan teman bisnis, mereka memiliki jual beli hewan kurban (Lembu).
 
“Dalam menjalankan bisnis tersebut korban tersangkut hutang terhadap pelaku sebesar Rp. 100.000.000, pada hari naas tersebut pelaku berniat untuk menagih hutang pada korban. Bahkan sebelum mendatangi ke tempat kejadian pelaku dan korban sempat cecok mulut melalui telepon genggam,” ujar Kasat Reskrim.
 
Sesuai pengakuan tersangka saat di pemeriksaan awal, pelaku datang menemui korban di tempat usaha pembibitan milik korban di Gampong Alue Awe bersama temannya, yang bernisial IRS, yang juga telah di tetapkan sebagai daftar pencaharian orang (DPO) oleh pihak Kepolisian, sesampai di lokasi juga terjadi adu mulut didalam gudang tempat usaha korban, selanjutnya korban berusaha keluar dari gudang tersebut.
 
”Belum sempat korban keluar pelaku memukuli korban menggunakan linggis mengenai Jidat korban, dan kemudian teman pelaku melakukan pembacokan yang mengenai di dengkuk korban,” terangnya. (Has)
Komentar Anda

Berita Terkini