|

Jokowi Mau Juga Ngecoh

Istimewa (tribun)


REPORTASEGLOBAL.COM - Aksi Presiden Jokowi naik motor gede di acara pembukaan Asian Games 2018 menyita perhatian publik. Ada yang menganggap keren, tapi ada juga yang tak percaya aksi itu dilakukan Jokowi. Belakangan diketahui, aksi tersebut menggunakan pemeran pengganti alias stuntman. Ternyata Pak Jokowi mau juga mengecoh orang.

Upacara pembukaan Asian Games di Gelora Bung Karno (GBK) Sabtu malam begitu megah dan meriah. Di media sosial jadi perbincangan warganet. Saking banyaknya, 

tagar bertema #AsianGames sempat memuncaki daftar trending topic di dunia. Sampai kemarin, tema tersebut masih terus merayap. Di dunia maya dan dunia nyata. Memang ada beberapa aksi yang sepertinya membekas di hati penonton. Yang paling ramai dan jadi kontroversi adalah aksi Jokowi menunggangi motor gede (moge). 

Seperti diketahui, acara pembukaan Asian Games diawali dengan cuplikan video yang menampilkan aksi keren Jokowi. Video itu dimulai dengan menampilkan Jokowi yang berangkat dari Istana Bogor menuju GBK. Jokowi tampil necis dengan stelan jas lengkap. Dia menumpang mobil RI 1 dengan pengawalan lengkap dari Paspampres. Di tengah jalan, tepatnya setelah melewati jembatan Semanggi, Jokowi kejebak macet karena banyak suporter berjalan kaki memenuhi jalan ke GBK. Akhirnya, Jokowi berinisiatif memakai motor sport hitam jenis Yamaha FZ1 berkapasitas 1000 cc milik paspampres. Tak lupa dia mengenakan helm. 

Dalam perjalanan menuju acara, Jokowi melakukan sejumlah bermanuver dengan motornya, menerabas kemacetan. Dari mulai nge-drift, stoppie, mengerem sampai ban belakangnya terangkat sampai jumping. Terbang. Pokoknya seperti jagoan di film-film action. 

Jokowi sempat berhenti di sebuah jalan untuk mempersilakan anak-anak sekolah berpakaian pramuka menyeberang jalan. Seorang pelajar sempat terperangah ketika menyaksikan Jokowi membuka kaca helmnya. Ekspresi "melongo" anak bertubuh gempal itu lucu dan bikin penonton tertawa terbahak. 

Melanjutkan perjalanannya, Jokowi memacu kembali sepeda motornya dan masuk ke arena GBK. Dan tiba-tiba sosok bersepeda motor benar-benar memasuki arena dan melintas di depan penonton. Berhenti sejenak untuk melambaikan tangan yang disambut sorak sorai penonton. Jokowi lalu menghilang ke belakang panggung menuju area basement. Lalu turun dari motor dan masuk lift. Kemudian muncul di ruang VVIP untuk menyapa hadirin. 

Seperti biasa, warganet riuh mengomentari video tersebut. Macam-macam yang dibicarakan dan diusilkan. Mereka kasak-kusuk mencari tahu siapa sebenarnya pemeran pengganti Jokowi yang menunggangi motor gede tersebut. Sebagian lagi ingin tahu berapa harga motor dan helm yang dikenakan Jokowi. Untuk urusan begini, netizen ulet bukan main. Tak sampai sehari, siapa pemeran pengganti bisa diketahui netizen. Dia adalah Saddum So, pemeran pengganti asal Thailand. Hal itu terungkap dari postingan Saddum tertanggal 3 Agustus 2018 yang tengah mengendarai motor terbang. Diikat tali. Foto tersebut mengingatkan aksi Jokowi jumping melompati truk. Pemilik nama asli Withithep Komolhiran ini memang diketahui stunt rider sepeda motor asal Thailand yang cukup tenar. Warganet juga mengungkap harga motor dan helm yang dipakai Jokowi. Harga motornya sekitar Rp 125 juta. Harga helmnya Rp 5 juta. 

Kalau politisi, lain lagi yang disorot. Waketum Demokrat Roy Suryo mengetahui film pendek itu melibatkan pemeran pengganti. Karena itu, sebaiknya pihak televisi mencantumkan keterangan adegan tersebut melibatkan pemeran pengganti. "Agar jujur ke publik," kata Roy Suryo di akun Twitternya. @KRMTRoySuryo2. Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik menilai, aksi tersebut mirip video Ratu Inggris dengan James Bond yang terjun payung saat pembukaan Olimpiade London. "Tapi video Pak Jokowi naik motor itu masih saja keren. Kreatif. Saya suka. Menjiplak ide, asal digarap bagus, bolehlah," cuitnya di akun @rachlandnashidik. Waketum Gerindra Fadli Zon menilai aksi Jokowi naik moge biasa saja. Tak heroik. "Aksi panjat tiang bendera anak SMP Joni Kala jauh lebih heroik ketimbang aksi stuntman akrobat motor-motoran kemarin," kata Fadli dalam akun Twitter-nya @fadlizon kemarin. 

Kubu Jokowi tentu saja membela. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tak mau ambil pusing dengan berbagai kritikan tersebut. Kata dia, ada sejumlah pesan yang ingin disampaian dalam film pendek tersebut. Bagaimana seorang pemimpin melindungi, misalnya dengan cara memberi kesempatan kepada orang menyeberang. "Kepemimpinan Pak Jokowi kan hadir di situ. Artinya segala sesuatu itu komprehensif dilihat menyeluruh, bukan sekadar pencitraan, harus satu kepaduan sikap dan tindakan," kata Hasto, kemarin. 

Ketum PPP "Romy" Romahurmuziy menilai penggunaan pemeran pengganti hal yang wajar. Romy kemudian membandingkan dengan aktor laga Jackie Chan yang juga kerap menggunakan stuntman saat melakukan adegan berbahaya dalam filmnya. "Jackie Chan yang artis profesional saja menggunakan stuntman, apalagi seorang Jokowi," ucap Romy. 

Cuma Gimmick 

Presiden Jokowi santai saja menanggapi perdebatan tersebut. Di akun Twitter miliknya, @jokowi, dia menilai hal tersebut tidak sepatutnya dipersoalkan dengan serius. "Siapa yang menerbangkan sepeda motor, meliuk-liuk, bergaya stoppie dan sampai tepat waktu ke GBK, semalam? Hehehe. Yang jelas, saya dan kita semua menyambut gembira, acara pembukaan Asian Games 2018 berlangsung meriah dan lancar. Ini penantian Indonesia selama 56 tahun," kata Jokowi. 

Ketua Kelompok Kerja Industri Kreatif KEIN, Irfan Wahid atau akrab disapa Ipang Wahid bicara panjang lebar di akun Facebooknya. Dia sangat bangga dan terharu melihat acara opening ceremony Asian Games. Bukan saja sarat akan ide menarik dalam balutan eksekusi yang memukau, tapi sarat akan makna ke-Indonesiaan yang sangat dalam. "Emejing, kalo kata anak sekarang," tulisnya. 

Namun, kekurangannya hanya satu. Menurut Ipang, acara tersebut terjadi kebetulan hanya 7 bulan menjelang Pilpres, sehingga banyak yang malu, sungkan atau bahkan enggan mengapresiasi bahwa acara tersebut memang spektakuler. Padahal, tidak ada hubungannya dengan Pilpres. 

"Bahwa ada Pak Jokowi di adegan pembuka, itu hanyalah gimmick para kreator acara itu dalam membuka perhelatan acara tersebut. Selebihnya, itu murni ide kreatif besar dari para pemuda-pemudi Indonesia dalam mewujudkan acara ini dalam upaya merebut perhatian dan simpati dunia melalui kekayaan seni, budaya dan kreatifitas ala Indonesia," jelasnya. 

Bahwa ada Pak Jokowi terlibat didalamnya? Ipang bilang, memang susah dipungkiri, karena memang faktanya Jokowi berperan sekali dalam mensupport dan membesarkan Industri Kreatif di Indonesia secara pol-polan. 

Tapi, lanjut Ipang, apapun itu sangat tidak cukup menjadi alasan bagi kita, (siapapun pilihan presiden dan wapresnya), untuk tidak merasa kagum dan bangga atas karya pemuda pemudi yang semalam secara spektakuler bisa menunjukkan kepada dunia, bahwa kita tidak kalah kreatifnya dengan negara-negara lain. "Bahwa ada Pak Jokowi didalamnya? Ya terima aja lah. Kan kalo nanti nonton ulang di Youtube, bisa skip adegan openingnya, atau adegan saat Pak Jokowi joget joget," kata dia. (rmol)

Komentar Anda

Berita Terkini