|

Oknum Kepsek SMPN 1 Muara Batu Diduga Picu Kisruh Pilkades Tanoh Anoe



Ilustrasi



REPORTASEGLOBAL.COM - Oknum pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kecamatan Muara Batu, disinyalir sebagai penyebab timbulnya kisruh pada pilkades Tanoh Anoe, Kabupaten Aceh Utara, Pasalnya kepala sekolah tersebut mengeluarkan surat keterangan alumni kepada salah satu kandidat calon kepala desa tanpa didasari dokumen dan data akurat.

Imransyah Ketua Pemenangan calon kandidat Kepala Desa Tanoh Anoe nomor urut 1, Rabu (23/5), kepada media ini menyebutkan, Kepala Sekolah SMPN 1 Kecamatan Muara Batu, Sanusi S.Pd, merupakan penyebab kisruh pilkades Gampong Tanoh Anoe. Alasannya, ada surat yang digunakan sebagai berkas admitrasi dari salah satu kandidat yang dikeluarkan, bukan atas dasar data atau dokumen yang dimiliki pihak sekolah.

“Seperti surat keterangan alumni SMPN 1 Kecamatan Muara Batu, yang dikeluarkan  kepala sekolah tersebut, sangat pantas kita pertanyakan kembali, apa dasarnya, apakah saudara Amiruddin, calon Kepala Desa Tanoh Anoe yang terpilih di pilkades beberapa hari lalu, memiliki data bahwa beliau pernah manamatkan pendidikan menengah pertama di sekolah itu, kalau tidak memiliki data, kenapa kepala sekolah mengeluarkan surat keterangan alumni,” kata Imran.

Imransyah merincikan, surat Alumni yang dikeluarkan pihak sekolah tanpa didasari  data yang kuat, pasalnya surat tersebut ditandatangani kepala sekolah setempat pada Tanggal 29 Januari 2018.

“Bila kepala sekolah berdalih dikeluarkannya Surat Keterangan Alumni atas dasar surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari saudara Amiruddin, dan surat pernyataan dari beberapa saksi teman lulus satu angkatan pada sekolah SMP Negeri Krueng Mane tahun 1984-1985, itu tidak benar, karena surat tersebut dibuat oleh mereka pada tanggal 20 februari 2018. Sementara surat keterangan alumni di keluarkan pada tanggal 29 Januari,” papar Imran.

Berdasarkan berkas dokumen yang ada, kata Imran, dikeluarkannya surat keterangan alumni kepada saudara Amiruddin Ismail oleh pihak sekolah, atas dasar surat keterangan kehilangan ijazah yang dikeluarkan kepala Desa, pada tanggal 29 Januari 2018, dan disinyalir surat keterangan alumni itulah yang menjadi pemicu kisrus pilkades Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.  

“Seharusnya, setiap pengeluaran surat yang sifatnya penting, harus didasari oleh data dan dokumen lengkap, jangan asal buat dan tandatangan, apa lagi surat keterangan Alumni sekolah, karena surat tersebut membuktikan bahwa yang bersangkutan pernah bersekolah dan menamatkan pendidikannya di sekolah itu,” Cetus imransyah.

Imran menilai sikap yang di ambil pihak sekolah sangat tidak profesional. "  Penerbitan surat alumni kepada saudara Amiruddin Ismail sangat pantas untuk curugai, karena besar dugaan terjadinya manipulasi data sekolah, dan itu merupakan pemalsuan dokumen negara," imbuh Imransyah.

Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 1, Kecamatan Muara Batu, saat di komfirmasi awak media Harian Realitas, melalui telepon seluler, Kamis (24/5), menyebutkan, Surat keterangan Alumni dan surat keterangan penganti Ijazah yang dikeluarkan pihak sekolah yang ia pimpin, sudah sesuai aturan dan peraturan Kementrian (Permen) Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik indonesia, Nomor 29 Tahun 2014. Tentang pengesahan foto kopy Izazah/tanda tamat belajar dan penerbitan surat keterangan pengganti izajah/surat tanda tamat belajar jenjang pendidikan dasar dan menengah.

“Pihak sekolah mengeluarkan surat keterangan tersebut sesuai aturan, ada surat pernyataan tanggung jawab mutlak yang ditandatangani pemohon, dan juga ada surat peryataan saksi teman satu angkatan kelulusan satu, tidak ada indikasi lain, bahkan saya sudah komunikasi dengan pihak dinas sebelum mengeluarkan surat keterangan alumni dan juga surat keterangan penganti Izazah,” kata Sanusi.(tgk.Jambe)


Komentar Anda

Berita Terkini