|

5000 Fakir dan Miskin Kota Lhokseumawe Terima ZIS Baital Mal

Fakir dan Miskin Kota Lhokseumawe sedang menerima Zakat Infak dan Sedekah dari panitia Pembagian Baital Mal, Selasa 10/4. (Realitas/Hasanuddin)


REPORTASEGLOBAL.COM -Baitul Mal Kota Lhokseumawe melakukan penyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) kepada ribuan warga fakir dan miskin dari 68 gampong dalam empat kecamatan di seluruh wilayah Pemerintahan setempat, pembagian itu di jadwalkan akan berlangsung lima hari.

Penyaluran ZIS tahap pertama tahun ini mulai dilaksanakan pada hari Senin tanggal 9 dan dijadwalkan akan berakhir pada tanggal 13 April 2018. Ribuan masyarakat kota Lhokseumawe yang datang dari berbagai daerah guna menerima zakat dari Baital Mal, di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe.

Kepala Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Tgk. Baihaqi, M.Pd. Selasa (10/4), saat dikonfirmasi awak media, menyebutkan, dana ZIS disalurkan dalam bentuk bantuan tunai untuk 800 warga fakir, untuk satu jiwa masing-masing menerima sebesar Rp500 ribu. Sedangkan 4.300 warga miskin Rp300 ribu per jiwa.

Kami panitia mengambil 65 jiwa untuk setiap gampong, terdiri dari 68, dari empat kecamatan yang berada di bawah pemerintahan Kota Lhokseumawe. Data fakir dan miskin di setiap Gampong kami terima dari teungku imum (Imam) gampong, dan juga di setujui oleh geuchik (Kepala Desa). 

"Penyaluran ZIS dalam bentuk bantuan tunai kepada 5.000 lebih fakir dan miskin yang kita laksanakan mulai kemarin pagi dan kami jadwalkan akan hari Jum,at nanti,” ujar Baihaqi.

Selain itu tambah Baihaqi, Baitul Mal Lhokseumawe juga menyalurkan dana zakat kepada tiga mualaf, masing-masing mendapatkan Rp 3 juta per jiwa. “Selanjutnya akan disalurkan bantuan modal usaha melalui Bank CIMB Niaga untuk 167 warga miskin Rp1 juta per jiwa. Dan bantuan untuk 215 santri Rp1 juta per orang melalui Bank Mandiri Syariah. Bantuan dana rehab rumah disalurkan melalui Bank Aceh Syariah untuk 325 warga dengan nilai sebesar Rp4 juta per orang,” kata dia.

Menurut dia, ZIS yang diterima Baitul Mal Lhokseumawe tahun 2016 Rp 6 miliar lebih, dan 2017 meningkat menjadi Rp7 miliar lebih. “Paling banyak dari zakat profesi atau zakat pegawai Pemko Lhokseumawe. (R/Has)


Komentar Anda

Berita Terkini