|

FGMA: Jika Tidak Sahkan APBA,Sebaiknya Anggota Dewan Tinggalkan Gedung DPRA

Ketua Umum Front Gerakan Marwah Atjeh (F-GMA) Tgk.Sheky.

REPORTASEGLOBAL.COM - Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2018 belum disahkan DPRA. Hal ini tentu akan menghambat program Pemerintahan Aceh dibawah Gubernur-Wakil Gubernur Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sesuai visi misi saat kampanye Pilkada 2017.

Sejumlah pihak menuding, DPR Aceh dianggap tidak pro rakyat dan sengaja menghambat pengesahan RAPBA ini untuk disahkan menjadi Qanun. 

Bahkan apabila tidak ada kesepakatan antara eksekutif dan legislatif terkait hal itu, sejumlah elemen mendorong agar Gubernur Irwandi menggunakan
kewenangannya.

"Bila diawal tahun baru 2018, APBA belum disahkan pihak DPRA sebagai pihak yang mengesahkan anggaran, kami meminta Gubernur Aceh supaya mengambil tindakan cepat dengan cara mem-Pergub-kan, karena tindakan DPRA tersebut dapat menghambat pembangunan di Aceh. Dan bisa juga (Jakarta) akan menghentikan anggaran untuk Aceh alias bisa dikenakan pinalti," kata Ketua Umum Front Gerakan Marwah Atjeh(F-GMA), Tgk.Sheky, melalui pers rilis FGMA, Senin 1 Januari 2018.

Tgk.Sheky menduga, ada pihak - pihak yang sengaja mempolitisasi soal pengesahan APBA tersebut.

"Perilaku DPRA sangat tidak pro rakyat. Seharusnya, soal anggaran untuk rakyat jangan dipolitisasi, tapi justru harus didorong secepatnya untuk disahkan. Salah satu tugas DPRA adalah kontrol bukan mengganjal. Apabila ada yang kurang, dikoreksi, dilengkapi. Jangan untuk rakyat, hal yang seharusnya mudah jgn kemudian justru dipersulit," ketus Tgk.Sheky.

Dia melontarkan kritik keras terhadap DPRA dan meminta masyarakat tidak lagi memberi kesempatan kepada mereka yang dianggap  tidak pro rakyat.

"F-GMA meminta rakyat untuk lebih cerdas memilih wakilnya dalam Pileg 2019 mendatang. Jangan pilih politikus yang suka mempolitisi kepentingan rakyat, dan masih duduk di periode ini. Sebaiknya kita ganti aja semua wakil rakyat dengan wajah baru,supaya dapat mengganti rezim yang tidak pro rakyat. masyarakat juga harus pro aktif dalam memilih caleg yang lebih memihak kepada rakyat," himbau Tgk.Sheky.

Tgk Sheky menegaskan bahwa pihaknya akan meminta masyarakat untuk bertindak jika hal itu masih terus berlarut -larut.

"Bila tidak diindahkan oleh DPRA, maka kami akan meminta rakyat untuk bertindak ke DPRA,minta tinggalkan gedung rakyat,itu gedung bukan untuk memperkaya diri," ketusnya menutup keterangannya.(***)
Komentar Anda

Berita Terkini