|

Ratusan Warga Neusu Aceh Nobar Film Pengkhianatan G 30 S/PKI

Warga padati halaman Mesjid di Gampong Neusu Aceh saat menyaksikan pemutaran film G 30 S/PKI

REPORTASEGLOBAL.COM - Sekitar kurang- lebih 500an warga Gampong Neusu Aceh, padati halaman mesjid Gampong Neusu Aceh, Kecamatan Baiturahman, Banda Aceh, menyaksikan penayangan film pengkhianatan G 30 S/PKI, yang dihelat Koramil 14/Baiturahman bekerjasama dengan Muspika, Rabu 27 September 2017, sekira pukul 20.30 WIB.

Selain warga setempat, kegiatan penayangan film sejarah tersebut juga dihadiri sejumlah pihak diantaranya, Camat Baiturahman, Babinsa, Geuchik , Ketua Tuha Peut dan Ketua Pemuda Neusu Aceh.

" Tujuan pemutaran Film Pengkhianatan G30S/PKI adalah agar generasi saat ini (generasi penerus)  mengetahui sejarah, terutama sejarah kelam yang pernah dialami Negara Kesatuan Republik Indonesia, oleh kelompok pemberontakan PKI, yaitu penculikan dan penganiayaan terhadap para jendral terbaik bangsa Indonesia," ujar Babinsa Neusu Aceh, Serka H. Azhari kepada Reportase Global.
Kaum ibu yang mendampingi anak -anaknya  tampak  mendominasi jumlah penonton saat itu.
Azhari mengatakan nonton bareng digelar menindaklanjuti perintah Panglima TNI yang diteruskan ke satuan tingkat termasuk Koramil, yang akan diselenggarakan mulai dari satuan tertinggi hingga satuan level terbawah.

Dalam kesempatan itu, Azhari menyampaikan harapannya agar generasi muda memahami sejarah dan tidak terulangnya pengalaman buruk terkait bahaya laten komunis dimasa depan.

" Kita harapkan generasi muda mengetahui sejarah, agar kejadian itu tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang," kata Azhari.
Babinsa Neusu Aceh, Serka H Azhari saat memberikan sambutan jelang pemutaran film G 30 S/ PKI di Neusu Aceh
Sebelumnya, Anak - anak dan remaja yang malah asik bermain dan berbincang dengan sesamanya saat film itu sedang berlangsung, terlihat masih belum memahami maksud serta sisi menarik dari film sejarah karya Arifin C Noor tersebut.

Namun tak lama kemudian, mereka tampak mulai serius mempelototi layar monitor, ketika menyaksikan adegan dramatis penculikan para jendral pada film yang mengungkapkan sisi keji Gerakan 30 S/PKI tersebut.

" Itu dia PKI, mereka jahat," ujar salah seorang anak menanggapi adegan tersebut kepada rekannya, diantara puluhan anak - anak usia SD dan SMP yang berada di barisan depan penonton.

Selama film itu berlangsung, warga terutama anak - anak terlihat sangat antusias menyaksikan Film berdurasi kurang lebih 4 jam tersebut, yang sukses ditayangkan hingga pukul 1.00 WIB.
Babinkamtibmas, Bripka Syafrizal dari Polsek Baiturahman saat menyampaikan sambutan jelang pemutaran film G 30 S/PKI.
Menurut keterangan Azhari, sebelumnya film pengkhianatan G 30 S/PKI tersebut sudah digelar di 10 desa di Kecamatan Baiturahman.

" Kita sudah putar di 10 desa, dan ini Neusu Aceh malam terakhir, ungkap Azhari.

Pada kesempatan itu, Geuchik Neusu Aceh juga mengungkapkan rasa bersyukurnya atas penayangan film tersebut. Dirinya menghimbau agar masyarakat mewaspadai segala bentuk pengaruh buruk lingkungan sesuai perkembangan zaman saat ini.

" Ya dengan penayangan film ini, semoga masyarakat terutama generasi muda memahami sejarah kelam bangsa ini dan tidak terpengaruh pada hal - hal negatif yang membawa bencana bagi bangsa ini," pungkas Geuchik Fauzi didampingi Ketua Tuha Peut, Said Abu Bakar, usai penayangan film tersebut yang dibarengi dengan bubarnya para penonton.(rg1)
Komentar Anda

Berita Terkini