|

Konferensi Pemuda Muslim Sedunia Akan Digelar di Banda Aceh

Penandatangan dilakukan pada hari rabu tanggal 9 Agustus 2017 pukul 14.00 wib Di Kantor IIPDS/AMAN Bangkok.

REPORTASEGLOBAL.COM - Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Atau Aceh Youth Leaders School bekerjasama dengan Internasional Institute For Peace and Development Studies (IIPDS) dibawah Lembaga Internasional berbasis di Bangkok, The Asian Muslim Action Network (AMAN) menjalin kerjasama dalam rangka kegiatan Konferensi Pemuda Muslim sedunia yang akan dilaksanakan di Banda Aceh dengan Bentuk Kegiatan International  Youth Leaders Forum 2017 di Banda Aceh pada bulan Desember 2017. 

Kegiatan Ini juga dalam rangka peringatan 12 Tahun Perdamaian Aceh, MoU Helsinki dan peringatan 13 Tahun Tsunami. Kegiatan ini akan diikuti 100 Pemimpin Muda Muslim dari  Asia, Eropa dan Amerika. Penandatangan dilakukan pada hari rabu tanggal 9 Agustus 2017 pukul 14.00 wib Di Kantor IIPDS/AMAN Bangkok.

Penandatanganan kerja sama tersebut diwakili oleh Munawar Khalil mewakili SPMA, Fachrul Razi Selaku Inisiator IYLF 2017 dan Pendiri SPMA serta Senator DPD RI asal Aceh dengan Ekraj Imran Sabur selaku Direktur IIPDS/ AMAN dan turut disaksikan oleh Sekjen AMAN, Mr Abdus Sabur.

Munawar yang juga Mantan Ketua Umum PB PII mengatakan, pihaknya melakukan kerja sama ini untuk menjalin hubungan antara Aceh dengan para Pemimpin Muda di Beberapa Negara dan beberapa organisasi Pemuda yang ada di Bangkok.

" Mereka sudah sangat berpengalaman di dunia internasional dengan berbagai program dan kegiatan dunia sosial yang telah di lakukan di berbagai negara di Asia dan belahan dunia lainnya. Sehingga kita mengharapkan juga dengan hadirnya mereka sehingga pemuda Aceh dapat belajar banyak dari mereka untuk mendongkrak daya saing pemuda aceh di dunia internasional serta Membangun Jaringan Internasional," kata Munawar.

Sementara itu, Senator Fachrul Razi yang juga Inisiator kegiatan International Youth Leaders Forum 2017 mengatakan, kegiatan ini akan mengumpulkan 1000 pemimpin muda Aceh di 23 Kabupaten Se Aceh dan 100 Pemimpin Muda Seluruh Dunia.

 "Kami berharap ini akan Menjadi program tahunan di Aceh, dalam rangka memperkenalkan Aceh dengan jaringan pemuda sedunia terhadap peace building dan pengalaman disaster management serta budaya Aceh," demikian jelasnya.***
Komentar Anda

Berita Terkini