|

Senin Ada Demo Tolak Pelantikan Bupati Simeulue dan Tahan Darmili

ilustrasi Demo Mahasiswa

REPORTASEGLOBAL.COM - Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Simeulue berencana akan menggelar aksi demonstrasi mendesak Gubernur Irwandi Yusuf menunda pelantikan Erli Hasim dan Afridawati sebagai Bupati dan Wakil Bupati Simeulue terpilih 2017 -2022.

Aksi berkekuatan 300 orang demonstran dengan Korlap Ali Hanifia itu dan M. Johan Jallah sebagai penanggungjawab aksi , akan digelar di Kantor Gubernur dan Kantor Kejati Aceh, Senin 17 Juli 2017, sekira pukul 10.00 WIB.

Tuntutan penundaan pelantikan kepala daerah tersebut disampaikan atas dasar dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Wakil Bupati terpilih. 

Selain itu demonstran juga akan mendesak Kajati menahan bekas Bupati Simeulue, yang kini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue, Darmili yang sudah lama ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PDKS di Kabupaten Simeulue.

Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Riswan NS dan Hasrul Edyar ditelisik keterlibatan mereka atas kasus penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) dan dugaan gratifikasi di awal-awal masa jabatan mereka di Simeuleu.

Penyelidikan tersebut,merupakan tindak lanjut penerbitan surat perintah penyelidikan dugaan gratifikasi pada 27 Januari 2015 dan dugaan korupsi PDKS pada 7 Desember 2015 lalu. Selain itu, proses ini adalah tindak lanjut atas laporan lembaga Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh pada Januari lalu.

Untuk diketahui, keduanya, Bupati Simeulue Riswan NS dan Wakilnya Hasrul Edyar diduga menerima gratifikasi berupa satu unit mobil Jeep Wrangler BK 9711 YY, dua unit mobil sedan Mazda dengan nomor polisi BK 6613 YY dan BK 6619 XX. Mobil tersebut disinyalir diterima dari Marlan Tanjung dan Sulaiman Ibrahim, masing-masing sebagai direktur CV Rezky Vanessa dan PT Kasama Ganda.

Sementara itu, panitia pelantikan Bupati dan WakilBupati Simeulue terpilih, Erli Hasim dan Afridawati, dilaporkan terus mematangkan persiapan untuk acara akbar tersebut.

Untuk saat ini, seluruh seksi yang terlibat dalam kepanitian terus memacu berbagai persiapan menjelang pelantikan yang dijadwalkan pada 20 Juli 2017 mendatang.

Informasi yang diterima awak media, panitia menyiapkan sekitar 3.000 undangan dalam acara tersebut. Daftar undangan yang hadir pun terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pusat, provinsi, pengusaha serta masyarakat Simeulue diundang secara terbuka.

"Diperkirakan undangan 3.000 orang. Untuk masyarakat Simeulue akan disampaikan undangan melalui pengumuman secara terbuka," ujar panitia pelantikan Ali Muhayatsyah. ***

Komentar Anda

Berita Terkini