|

Opter TNI, Korem 011/LW Berikan Penyuluhan Kebangsaan, Narkoba dan Pertanian

Teks Fhoto : Aceh Utara - Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 011/Lilawangsa, Letkol Inf Yogi Bahtiar, Rabu (5/7/2017) memberikan penyuluhan Wawasan Kebangsaan kepada 100 orang Masyarakat, di dua Desa terpisah, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, acara itu bagian kegiatan Non Fisik Operasi Teritorial (Opster) Tahun 2017 di Wilayah Kodim 0103/Aut, Jajaran Korem 011/Lilawangsa.

REPORTASEGLOBAL.COM - Kegiatan Operasi Teritorial (Opster) TNI Ta 2017 di Wilayah Kodim 0103 Aceh Utara, jajaran Korem 011/Lilawangsa yang di buka pada, Kamis (2/6) lalu, di Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, sampai saat ini kegiatan masih terus berjalan.

Diantaranya kegiatan Non Fisik, seperti yang dilaksanakan Korem 011/Lilawangsa memberikan kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat, Bahaya Narkoba dari BNN dan penyuluhan Pertanian dari Dinas Pertanian,  Rabu (5/7/2017), di Desa keude simpang dan Desa Kebun keramat.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono melalui Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 011/LW Letkol Inf Yogi Bahtiar, selaku Dansub Satgas II menyampaikan materi wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut disampaikan agar masyarakat terus menumbuh kembangkan rasa kecintaan terhadap Tanah Air dan Nasionalisme, Jelasnya.

"Kesatuan bangsa harus dijaga dan dipelihara oleh semua lapisan, melalui kesempatan ini, kita sinergikan tujuan kita dalam menjaga NKRI, saya berharap kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajakan yang bisa memecah belah bangsa," pungkas Letkol Inf Yogi Bahtiar.

Pada kegiatan yang sama, dari Dinas Pertanian, Dahlan selaku pemateri mengatakan, Pertanian saat ini harus terus ditingkatkan, apalagi Kecamatan Simpang Keramat memiliki lahan yang luas. Katanya.

Oleh karena itu, mari bersama-sama kita manfaatkan lahan yang ada, lahan persawahan yang selama ini dibiarkan terbengkalai begitu saja, agar dapat diproduktifkan kembali, sehingga produksi dan hasil padi terus meningkat. Seperti yang selama ini TNI lakukan khususnya para Babinsa, Kerena Ketahanaan Pangan itu bukan hanya tanggung jawab TNI semata, tetapi juga tanggung jawab kita bersama, masyarakat disini, Harap Dahlan dari Dinas Pertanian.

Begitu juga materi yang disampaikan oleh Awirda Fahmi, dari BNN mengatakan, bahaya Narkoba sangat perlu dilakukan pencegahannya sejak dini. Karena, "Pengguna Narkoba sebagian besar adalah usia produktif, maka itulah perlunya sosilisasi dan pengetahuan sejak dini terhadap generasi muda baik secara formal maupun informal," Tujuannya agar masyarakat khususnya generasi muda pentingnya memahami dan pengetahuan bahaya narkoba, serta lakukan upaya-upaya pencegahan dan berkembangan bagi pengguna narkoba yang marakat saat ini di tengah-tengah masyarakat. Himbau Awirda Fahmi.

Kegiatan tersebut diikuti 100 orang, terdiri dari masyarakat, organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat.(laung)
Komentar Anda

Berita Terkini