|

Mahasiswa Kluet Utara: Mahasiswa Jangan Terlibat Politik Praktis Demi Kesenangan Sendiri

Mahasiswa Kluaet Utara, Marzuki Azwar.

REPORTASEGLOBAL.COM - Menurut keputusan mendagri, Kabupaten Aceh Selatan tidak masuk dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2017, sebab daerah ini tergabung ke pilkada serentak tahun 2018 mendatang.

Sejak kini, para bakal calon pemimpin kabupaten berjuluk negeri pala itu terlihat mulai kasak -kusuk.

Pertarunganpun di media pun tampak semakin sengit. Dan tidak hanya di kalangan masyarakat umum, di kalangan mahasiswa pun partisipasi dalam menguatkan posisi bakal calon yang hendak memperebutkan kursi kekuasaan di daerah itu tampak kian terbentuk.

Besarnya kekuatan peran  mahasiswa dalam membangun kekuatan para bakal calon tersebut, memancing kritik tajam salah seorang Mahasiswa Aceh Selatan, Marzuki Azwar. 

Marzuki menyebutkan, mahasiswa memiliki peran penting dalam proses pemenangan calon di setiap Pilkada. Namun Marzuki juga mengingatkan, Mahasiswa mesti paham dengan posisi idealnya dalam setiap kontestasi politik praktis.

"Janganlah hanya untuk membela kesenangan diri kita sendiri, sementara masyarakat dan daerah kita rugikan, kita harus berpikir jernih dalam politik saat ini , kita semua tahu bahwa daerah kita Aceh Selatan termasuk daerah yg pembangunannya sedikit tertinggal," ujarnya kepada Reportase Global.Com Jum'at (14/7/2017).

Menurut dia, kampus merupakan salah satu wahana pembelajaran politik, terutama politik moral. Dimana mahasiswa mengedepankan moral dalam bersikap.

Dia berpesan, agar dalam proses politik praktis seperti Pilkada, mahasiswa tidak membawa nama lembaga pendidikan sebagai modal politik.

"Anda boleh menjabat ketua lembaga ini itu ormas ini ormas itu, OKP ini atau itu, tapi jagan gunakan itu sebagai alat politik apalagi menjual nama Ormas atau lembaga lainnya hanya untuk kepentingan politik, jangan sampai kita ini kehilangan marwah diri dan idealis,e mahasiswa," tegas mahasiswa asal Kluet Utara ini.(safdar)
Komentar Anda

Berita Terkini