|

KPK Periksa Setnov Sebagai Saksi Kasus Korupsi E- KTP

Ketua DPR RI , Setya Novanto (Setnov)


REPORTASEGLOBAL.COM - Ketua DPR RI , Setya Novanto (Setnov) dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan KTP-Elektronik (KTP-El). Setnov diperiksa untuk tersangka pengusaha Andi Narogong (AA).

"Hari ini penyidik mengagendakan pemeriksaan untuk empat saksi dalam kasus KTP-El untuk tersangka AA, salah satunya adalah Setya Novanto anggota DPR RI ujar Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah , Jumat (14/7).  Selain Setnov yang akan diperiksa sebagai saksi adalah Made Oka Masagung, Irvanto Hendra Prambudi Cahyo dan Muda Ikhsan Harahap. 

Sejauh ini, terdakwa dalam kasus itu adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kemendagri Sugiharto. Irman sudah dituntut tujuh tahun penjara, sedangkan Sugiharto dituntut lima tahun penjara.

KPK juga telah menetapkan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, mantan Anggota Komisi II DPR RI 2009-2014 Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani, dan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya Markus Nari sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Andi disangkakan pasal 2 ayat (1) atas pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun denda paling banyak Rp 1 miliar.

Miryam S Haryani pada Kamis (13/7) didakwa melanggar pasal 22 juncto pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Markus Nari disangkakan melanggar pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (DIAN FATH)

Komentar Anda

Berita Terkini