|

IPPELMAS : Demo Tolak Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Berbau Politis

Ketua Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Banda Aceh, Zulianto, S.Pd,

REPORTASEGLOBAL.COM - Ketua Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Banda Aceh, Zulianto, S.Pd, menghimbau mahasiswa Simeulue yang berada di Kota Banda Aceh dan sekitarnya, agar tidak ikut dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Simeulue di Kantor Gubernur dan Kantor Kejati, pada Senin, 17 Juli 2017.

Menurut Zulianto, aksi menuntut ditundanya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Simeulue terpilih 2017 - 2023 tersebut sarat nuansa politis.

"Kami meminta kepada mahasiswa yang ada di Banda Aceh untuk tidak cepat terprovokasi oleh opini yang sedang digiring oleh oknum-oknum tertentu saat ini" ucap Zulianto, Sabtu (15/7/17).

Ketua Ippelmas Kota Banda Aceh ini menjelaskan, saat ini kepengurusan Ippelmas Banda Aceh yang sah adalah Ippelmas yang saat ini ia pimpin, dengan SK  yang berlaku hingga Januari 2018.

"Ippelmas Banda Aceh versi Muslub sampai saat ini belum memperoleh SK dari Pemerintah Kabupaten Simeulue, dan tidak diakui keabsahaanya" ketus Zulianto.

Menurutnya, aksi untuk meminta Gubernur Aceh menunda pelantikan Bupati dan Wabub Simeulue, diinisiasi oleh Johan Jalla, sekaligus penanggung jawab aksi yang akan digelar pada 17 Juli mendatang.

"Seperti kita ketahui, Johan Jalla merupakan salah-satu pendukung paslon Cabup Simeulue pada Pilkada 2017 yang lalu" terangnya.

" Sangat terasa berbau politis dan sangat tidak profesional. Saya himbau kawan-kawan mahasiswa untuk tidak ikut dalam aksi tersebut, karena jika terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan, maka kami tidak bertanggungjawab" pungkas Zulianto menutup keterangannya.***
Komentar Anda

Berita Terkini