|

Panglima TNI: Sel Tidur ISIS Ada Di Hampir Semua Provinsi RI

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo


REPORTASEGLOBAL.COM - Hal itu ia sampaikan di hadapan pimpinan media massa, organisasi pers dan wartawan saat buka puasa bersama di Balai Sudirman, Jakarta, Senin (12/6).

"Dalam praktik kehidupan berbangsa bernegara beberapa bulan terakhir ada riuh rendah politik, tapi akan meningkat lagi pada 2018 dan 2019," kata Panglima.

Ia meminta insan pers dan TNI sama-sama mengamati perkembangan dengan seksama.

"Kita amati dengan bijak sehingga media mendinginkan, bukan sebaliknya," ucap Gatot.

Ia berharap, Indonesia bisa mempertahankan posisi lima dunia sebagai negara terpercaya untuk investasi.

"Dalam kondisi internasional itu sangat penting. Ekonomi adalah standar dan tolok ukur untuk memprediksi krisis sosial dan berujung krisis ekonomi," jelasnya.

Gatot juga mengangkat isu bahaya terorisme dalam pidato sebelum berbuka puasa itu. Ia mengingatkan, keberadaan militan Negara Islam (ISIS) di wilayah selatan Filipina pernah ia katakan 1,5 tahun lalu berdasar masukan intelijen yang akurat.

"1,5 tahun lalu saya dapat informasi bahwa kalau Suriah dan Irak tidak aman maka mereka bangun basis di Filipina. Kita tidak pernah dengar ada indikasi di Marawi, kita enggak pernah lihat sel-sel tidur yang dibangun dari awal," terangnya.

Dia mewanti-wanti jaringan ISIS di selatan Filipina akan memancing jaringan-jaringan terorisme di Indonesia untuk bergabung. Suatu waktu, tidak tertutup kemungkinan mereka membangun basis.

Dia mengatakan, basis-basis ISIS di Indonesia bisa terbangun mudah karena sel tidur terorisme sudah disiapkan di hampir semua provinsi di Indonesia.

"Hampir di semua provinsi ada sel-sel ISIS tetapi mereka tidur, kecuali Papua," katanya.

Dia meminta semua pihak berhati-hati dan waspada. Indonesia yang tadinya damai dan rukun bisa terjebak konflik atau perang saudara seperti di Suriah atau Afghanistan.

"Jangan sampai konflik Suriah pindah ke Indonesia. Media harus ingatkan ke masyarakat agar orang-orang tak dikenal dilaporkan saja ke aparat," tegasnya.

Terkait ancaman serius itu, Gatot mengungkapkan dirinya akan segera berkunjung ke daerah-daerah dalam waktu dekat untuk memastikan ISIS tidak bisa berkembang. (rmol)
Komentar Anda

Berita Terkini