|

Konvoi Motor VS Minibus L 300, Azis Tewas Afis Kritis di Peureulak

Petugas bersama warga setempat sedang mengevakuasi motor milik korban

REPORTASEGLOBAL.COM - Sebuah angkutan umum minibus L300, berplat nomor polisi BL1833 NB, dikemudikan SU, dari arah Banda Aceh - Medan, terlibat kecelakaan maut dengan motor Satria F  berplat nomor polisi BK 6559 AES, dikendarai Azis Siswara (23) yang membonceng rekannya Afis Sulaiman (20), dari arah Medan - Banda Aceh, di depan pom bensin Kemuneng, Peureulak Kota, Aceh Timur, Jumat(30/6/17) sekira pukul 15.30 WIB.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung membawa kedua korban kritis tersebut ke RS Sultan Abdul Aziz, Peureulak, untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Kedua korban tersebut merupakan warga Setia Budi, Medan, Sumatera Utara. 

Sedangkan sopir minibus, SU, yang membawa 8 orang penumpang dengan tujuan kota Brastagi itu diketahui menyerahkan dirinya kepada pihak Polsek Peureulak Kota.

Tak lama kemudian, sekitar satu jam setelah kejadian dan melalui kondisi kritis serta mendapatkan pertolongan medis di RS Sultan Abdul Azis, akhirnya pengendara motor, Azis Siswara menghembuskan nafas terakhirnya. 

Sementara itu rekannya Afis Sulaiman, yang masih dalam kondisi kritis, langsung dilarikan dari RS Sultan Abdul Azis ke RS Grand Medistra, Sumatera Utara.

Minibus L300 ketika hendak dibawa ke Polsek Peureulak.

Menurut  keterangan rekan korban yang tak ingin disebutkan namanya, korban yang merupakan bagian dari anggota konvoi 7 motor dari medan itu, tertinggal tak jauh dibelakang mereka di daerah sekitar pom bensin Kemuneng tersebut, dan tak lama kecelakaan pun terjadi.

" Mereka tinggal paling belakang waktu itu, dan kecepatan kami konvoi  paling kencang 60 km/jam, tahu - tahu sudah kecelakaan saja, tapi tidak mungkin dia menabrak mobil itu, mobilnya saja berada jauh di sisi kanan bahu jalan " ujar rekan korban.

Rekan korban tersebut mengaku tidak menyaksikan secara persis kejadian tersebut, namun pihaknya mengatakan memiliki sebuah kamera sebagai alat perekam perjalanan yang ditempatkan di bagian atas helm, namun alat tersebut hingga kini belum ditemukan.

" Kami tidak lihat persisnya kejadian, tapi ada kamera perekam perjalanan di bagian atas helm korban, sayangnya kamera itu belum ditemukan" timpal rekan korban tersebut.

Di pihak lain, salah seorang warga setempat yang mengaku menyaksikan kejadian tersebut mengatakan, saat kejadian, korban berusaha mendahului sebuah motor lainnya hingga kecelakaan tak terelakkan.

Senada dengan itu, menurut sopir minibus L300, SU menjelaskan, korban mendahului motor didepannya hingga menabrak mobil penumpang L300 yang seluruh penumpangnya dikabarkan selamat dan langsung melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum lainnya.

" Dia motong, terus nabrak sisi kanan depan mobil saya sampai penyok berat" ucap SU di Polsek Peureulak.

Awalnya, konvoi warga Medan yang terdiri dari 7 motor tersebut, dari Medan sengaja menempuh perjalanan jauh untuk bersilaturahmi dengan rekan -rekan mereka yang ada di Aceh.

Setelah menemui salah seorang rekan di Kota Langsa, mereka diajak bermain ke sebuah lokasi wisata pantai di kawasan Peureulak. 

Namun sayangnya, belum lagi mereka sempat menginjakkan kaki ke tujuan, maut menjemput rekan mereka dalam kecelakan tersebut.

Saat ini sejumlah rekan korban terlihat masih trauma dan berada di RS Sultan Abdul Aziz menanti kendaraan ambulance untuk memulangkan jenazah rekan mereka, Aziz Siswara ke Medan.

Kepada Reportase Global.Com, pihak RS Sultan Abdul Aziz menerangkan, korban Azis yang meninggal, mengalami patah kaki, luka parah pada bagian dada dan kepala akibat benturan sangat keras. Sedangkan Afis yang kritis juga mengalami patah kaki dan luka di beberapa bagian tubuh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberi keterangan resmi terkait peristawa maut tersebut. Sedangkan minibus L300 tersebut terlihat sudah terparkir di halaman Polres Aceh Timur.(sandi)
Komentar Anda

Berita Terkini