|

Tuha Peut Neusu Aceh : Biaya Alat Tulis Kantor Kami Cuma Rp 96 Ribu Setahun

Ketua Tuha Peut Gampong Neusu Aceh, said Abu Bakar, didampingi Wakil Ketua, Rahmadi, dalam sebuah pertemuan bersama awak media di Warkop Haris Kupi, Neusu Aceh, Kec. Baiturahaman, Banda Aceh, Kamis Sore (18/5).


REPORTASEGLOBAL.COM - Dalam wawancara yang berlangsung hangat di Warkop Haris Kupi, Kamis Sore (18/5), Ketua Tuha Peut Gampong Neusu Aceh, Said Abu Bakar, mengungkapkan hal menarik yang mengejutkan sejumlah awak media di hadapannya, terkait minimnya dana operasional bagi kebutuhan lembaga Tuha Peut yang mereka terima, seperti biaya alat tulis kantor selama satu tahun.

" Biaya ATK cuma Rp 96 ribu setahun, itu cukup buat apa? Kalau tidak percaya tanyakan saja ke bendahara" kata Said sembari tersenyum.

Sejumlah awak media yang mendengarkan penjelasan Said itu, terkejut seakan tak percaya.

Namun Said sempat mempersilahkan awak media menanyakannya langsung ke pihak mantan Keuchik Gampong Neusu Aceh, dan dia pun mengaku masih menyimpan catatan mengenai dana ATK itu.

Pernyataan itu disampaikan Said, tak luput dari penilaiannya soal tidak transparannya mantan Keuchik Gampong Neusu Aceh dalam hal menjalankan roda pemerintahan gampong, dan tidak adanya  laporan penggunaan dana desa serta kordinasi kepada pihak Tuha Peut, bahkan sang Keuchik disebut tidak pernah memberikan LPJ selama 2 tahun, terhitung tahun 2015 dan 2016, tanpa ada penjelasan yang dapat diterima.

Said sangat menyesalkan berlangsungnya kondisi  tersebut, sebab pihaknya kini merasa terkena imbas dari tidak transparannya aparatur desa dalam menjalankan roda pemerintahan serta pengelolaan dana desa .

" Jadi opini berkembang di masyarakat, seolah -olah kami ini turut serta menikmati semua itu, padahal kami sendiri tidak tahu apa -apa, sebab tidak pernah dapat laporan apapun selama ini," keluh Said.

Meskipun begitu, pihaknya berharap, gonjang - ganjing yang sedang mendera Gampong Neusu Aceh saat ini, segera surut dan berakhir, agar pembangunan dapat dilanjutkan oleh kepemimpinan Keuchik Gampong Neusu Aceh yang baru.

" Kami berharap, ini segera ada kejelasan, supaya masyarakat paham dan tenang, dan Keuchik yang baru pun bisa bekerja, dan pembangunan di Gampong ini bisa dilanjutkan," pinta Wakil Ketua Tuha Peut Gampong Neusu Aceh, Rahmadi, dalam kesempatan yang sama.(RG1)


Komentar Anda

Berita Terkini