|

Setelah Digusur Paksa, Pengungsi Tsunami Minta Suntik Mati ke Pengadilan


Istri Berlin Silalahi, Ratnawati (40) dan kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) yang diketuai Safaruddin SH. Mengajukan permohonan euthanasia ke pengadilan sekitar pukul 15.34 WIB mewakili suaminya.


REPORTASEGLOBAL.COM - Salah seorang diantara puluhan korban pengusuran paksa dari barak pengungsi tsunami di Gampong Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Berlin Silalahi (46), mengajukan permohonan suntik mati (euthanasia) ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu, (3/5/2017).

Istri Berlin Silalahi, Ratnawati (40) dan kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) yang diketuai Safaruddin SH. Mengajukan permohonan euthanasia ke pengadilan sekitar pukul 15.34 WIB mewakili suaminya.

Karena lumpuh, Berlin Silalahi tidak bisa dihadirkan, saat ini dirinya ditampung untuk menginap di Kantor YARA, akibat tempat tinggalnya sudah digusur.

Ratnawati mengaku bahwa keinginan untuk disuntik mati timbul atas permintaan suaminya sendiri.

Ratna menilai, kini suaminya mengalami kondisi putus asa akibat penyakit kronis yang dideritanya yang tak kunjung sembuh, ditambah lagi harus menanggung beban karena digusur dari barak oleh Pemkab Aceh Besar sehingga mereka kehilangan tempat tinggal.

"Jadi bapak sepertinya sudah putus asa. Setelah pembongkaran barak kemarin secara paksa, dia ambil keputusan itu, saya terkejut. Saya sudah upaya melarang, tapi bapak atas kemauannya seperti itu," kata Ratnawati yang didampingi Safaruddin.

Sementara Humas PN Banda Aceh, Eddy SH mengatakan di Indonesia tidak dikenal dengan euthanasia.

Menurutnya, belum pernah pengadilan menerima pengajuan itu karena euthanasia tidak terdapat dalam hukum positif, yang ada hanya hukuman mati atas putusan pengadilan.

"Silahkan ajukan, kami tidak boleh tolak. Nanti kita proses, nanti kalau sudah ada dasarnya kita proses. Tapi yang pasti euthanasia tidak ada dalam hukum positif, itu yang ada diterapkan di Belanda," katanya yang juga salah satu hakim di PN tersebut.

Berdasarkan Wikipedia, Euthanasia adalah praktik pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan yang mematikan.***

Komentar Anda

Berita Terkini