|

Ketua PAKAR Aceh Utara Desak Direktur PAKAR Aceh Minta Maaf

Ketua DPW PAKAR Aceh Utara, Hidayatul Akbar.



REPORTASEGLOBAL.COM - Ketua DPW Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR Aceh)  Aceh Utara, Hidayatul Akbar, mendesak direktur PAKAR Aceh, Khaidir, yang telah dipercaya oleh pendiri organisasi tersebut, sebagai Direktur PAKAR Aceh, untuk segera mengajukan permohonan maaf secara terbuka melalui sejumlah media massa, atas tindakannya yang dinilai telah mencoreng nama baik lembaga PAKAR Aceh.

Hidayat mengungkapkan,selama ini memang tidak pernah ada musyawarah apapun terkait pemecatan pendiri PAKAR Aceh, Facrul Razi SIP, MIP, yang juga seorang senator asal Aceh itu.

Namun menurut Hidayat, pengurus wilayah tidak perlu ikut-ikutan menilai pemecatan tersebut secara berlebihan. Sebab, jika setiap wilayah mengutarakan sikap di ruang publik, dikhawatirkan akan menyebabkan polemik yang berkepanjangan.

Sedangkan menurut dia, masih banyak PR organisasi yang harus segera diselesaikan terkait kepentingan masyarakat.

" Mari kita selesaikn masalah internal secara kekeluargaan," kata Hidayat, Jumat (26/5).

Hidayat meminta jajaran DPP maupun DPW PAKAR seluruh Aceh, untuk tidak berlarut -larut mengumbar masalah Internal lembaga tersebut di ruang publik.

" Sangat disayangkan, masalah internal, telah menjadi santapan publik, dan menjadi asumsi liar. Sedangkan kerja PAKAR, bukanlah di media, tapi ditengah masyarakat yang terzalimi," tegas Hidayat.

Diakuinya, setiap wilayah merasa kesal terhadap pemberitaan pemecatan pendiri PAKAR Aceh secara sepihak oleh Direktur DPP PAKAR Aceh .

" Kontribusi pendiri di internal PAKAR, masih sangat dibutuhkan, dan beliau merupakan ruh organisasi. Hampir seluruh kegiatan PAKAR berasal dari ide beliau, dan beliau yang mendanainya. Namun, cara menyelesaikan konflik dengan berbalas-balas pantun di media, jelas salah dan memalukan," ketus Hidayat.

Hidayat berharap, agar konflik internal ini dapat segera diakhiri melalui musyawarah bersama DPP dan DPW PAKAR Se- Aceh. Dan Dia juga berharap, ini menjadi pendapat terakhir dari wilayah terkait internal lembaga.

" Kita tahu, ada pihak di luar PAKAR Aceh yang telah mempengaruhi oknum PAKAR, untuk merusak PAKAR Aceh. Kami menolak itu dan kami siap bersama pendiri untuk melawan pihak di luar PAKAR Aceh yang berusaha Menghancurkan PAKAR dan pendiri. Kami akan tunjukkan, bahwa PAKAR Aceh sangat kuat, dan tidak dapat dihancurkan," tegas Hidayat menutup keterangannya.***

Komentar Anda

Berita Terkini