|

YARA : Polisi Periksa Saksi dan Korban Dugaan Penipuan Jamaah Umroh PT. Azizi

Ketua YARA Aceh Barat dan Aceh Jaya, Hamdani


REPORTASEGLOBAL.COM - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat dan Aceh Jaya, Hamdani, menyatakan telah menerima Surat pemberitahuan Perkembangan hasil  penyidikan (SP2HP) dari Kepala Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Aceh Barat, terkait tindak pidana penipuan yang terjadi pada Febuari 2016 lalu di kantor perwakilan Umroh dan Haji Plus PT. Azizi Kencana Wisata Aceh Barat.

Kepada awak media, Hamdani menerangkan, terkait laporan dari korban penipuan jamaah umroh bersama tim advokasi dari YARA ke Polres Aceh Barat di Meulaboh.

Dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan ini, sebagai terlapor, merupakan pimpinan PT. Azizi Kencana Wisata Perwakilan Meulaboh, Hj. Cut Mega Putri.

Sedangkan jumlah dugaan korban calon jamaah umrah tersebut, sebanyak 164 orang. Setiap calon jamaah melakukan penyetoran ke rekening Hj. Cut Mega Putri, senilai Rp 16 juta hingga Rp 22 juta per orang.

Sebelumnya, Hj. Cut Mega Putri dilaporkan karena tak kunjung memberangkatkan para jamaah ke tanah suci.

Seharusnya, para calon jamaah umrah tersebut diberangkatkan pada Mei 2016, namun batal, kemudian  November 2016 juga batal diberangkatkan, dengan alasan mulai dari gangguan keamanan di Arab saudi ( ISIS ) hingga alasan tidak keluarnya visa para calon jamaah umrah tersebut. 

" Berdasarkan data serta keterangan yang kami terima ada 8 orang dari calon jamaah umrah sampai saat ini Pasport mereka masih tertahan oleh PT. Azizi Kencana Wisata," kata Hamdani.

Dalam pengusutan dugaan penipuan tersebut, hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pihak Reskrim Polres Aceh Barat telah mengadakan gelar perkara. 

Selain itu lanjut Hamdani , sebanyak 37 dari 164 calon jamaah umrah asal pantai barat, meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya dan Nagan Raya membuat pengaduan resmi ke Polres Aceh Barat.

Hingga saat ini, Sudah 18 orang saksi dan korban dimintai keterangan oleh penyidik Polres Aceh Barat, rencananya pada senin depan (17/4 ) Polres Aceh barat akan kembali memeriksa sejumlah saksi dan korban untuk tahap kedua. 

" Surat panggilan sudah kami terima. Polisi juga telah memanggil pihak terlapor, yakni pimpinan PT. Azizi Kencana Wisata Perwakilan Meulaboh, Hj. Cut Mega Putri, Dia mengakui menerima setoran umrah dari 140 calon jamaah Umrah Meulaboh," terang Hamdani.

Dari kasus ini, perkiraan kerugian yang dialami para calon jamaah umrah PT. Azizi Kencana Wisata Perwakilan Meulaboh, sekitar Rp 3 miliar, Sementara kantor PT. Azizi Kencana Wisata di Jalan Manek Roo, Meulaboh, sudah  tutup karena tidak memiliki izin.***

Komentar Anda

Berita Terkini