|

Uang Suap Kasus E - KTP Diambil Melalui Jasa Kurir

Ilustrasi


REPORTASEGLOBAL.COM - Mantan pegawai negeri sipil di Kementerian Dalam Negeri Yosep Sumartono mengakui pernah diperintahkan terdakwa Sugiharto untuk mengambil uang dalam pecahan dolar Amerika Serikat dari Fidi Gunawan, yang tak lain adalah adik pengusaha rekanan Kemendagri Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Yosep mengatakan bahwa Sugiharto empat kali memerintahkannya untuk mengambil uang. Pertama kali diambil di pusat perbelanjaan Junction Cibubur sebesar USD 500 ribu.

"Betul, Sugiharto minta tolong ambil titipan di Cibubur Junction. Nanti Fidi telepon saya. Saya jalan pake ojek. Uang di dalam koper. Koper dikunci, waktu itu katanya 500 (ribu dolar)," jelasnya saat bersaksi di persidangan korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (3/4).

Pengambilan uang selanjutnya dilakukan di Toko Kue Holland Bakery di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Saat itu jumlahnya sebanyak USD 400 ribu.

"400 ribu dolar AS juga dari Fidi Gunawan," ujar Yosep.

Dia kembali diminta anak buah Gamawan Fauzi, pejabat menteri dalam negerikala itu, untuk mengambil uang. Kali ini di SPBU Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan dengan jumlah USD 200 ribu. Kemudian, di SPBU Auri, Jakarta Timur sejumlah USD 400 ribu.

Menurut Yosep, atas jasa menjadi kurir pengambilan uang Sugiharto memberi ongkos Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. 

Saat majelis hakim menyinggung sejauh mana kenal dengan Fidi, Yosep mengaku tidak tahu persis siapa Fidi. Dia hanya diperkenalkan sepintas oleh Sugiharto.

"Saya awalnya ditelepon Sugiarto dikenalkan ke Fidi, 'Mas ini nanti yang saya suruh-suruh'. Yang bilang Pak Sugiharto, awalnya saya tidak tahu," jelasnya.***
Komentar Anda

Berita Terkini