|

Setelah Dipolisikan Jamaah, Kemenag Nyatakan Azizi Tour Ilegal


Ilustrasi


REPORTASEGLOBAL.COM - Berdasarkan data dari Kementrian Agama (Kemenang) RI,  pihak Kemenag Aceh Barat menyatakan Azizi Tour dan Travel Hajj serta Umrah Servis, tidak mengantongi izin dari pemerintah.

 “Awalnya bisa saja diurus izin. Tapi ketika sudah mati mereka tidak urus lagi,” kata Kepala Kantor Kemenag Aceh Barat, H Jakfar sebagaimana dilansir Serambi, Senin (3/4).

Jakfar mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan keterangan kepada pihak Polres Aceh Barat, terkait kasus Azizi Tour tersebut.

Sebelumnya, pihak Azizi Tour, dilaporkan sebanyak 37 dari 164 calon jemaah umrah asal pantai barat Aceh meliputi Aceh Barat, Aceh Jaya dan Nagan Raya membuat pengaduan resmi ke Polres Aceh Barat. Calon jemaah tersebut mengaku ditipu pengelola umrah karena tidak ada kejelasan kapan akan diberangkatkan ke Tanah Suci karena sudah berkali-kali dijadwal, malah secara tiba-tiba dibatalkan.

Calon jemaah umrah tersebut telah mendaftar di Azizi Tour Travel Hajj danUmrah Servis berkisar tahun 2015-2016 dengan menyetor uang bervariasi Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per orang. Bila ditotalkan dengan jemaah yang tidak kunjung diberangkatkan ke Tanah Suci yang mencapai 164 orang diperkirakan uang yang telah disetor sekitar Rp 2 miliar lebih.

Jakfar mengatakan dalam kepengurusan izin umrah biasanya diberikan tiga tahun sekali oleh pemerintah. Yaitu apabila mati maka harus diperpanjang lagi. Menurutnya bisa saja Azizi Tour awalnya mengantongi izin dari pemerintah tetapi setelah mati ternyata pihak pengelola tidak memperpanjang lagi. “Ke depan agar lebih hati-hati dalam memilih jasa umrah bila ingin ke Tanah Suci,” ujarnya. (sandi)
Komentar Anda

Berita Terkini