|

Bupati Aceh Timur : Tenaga Pendidik Jangan Takut Isu HAM


BUKA SOSIALISASI: Asisten Pemerintahan, Drs. Zahri, M.AP, Membuka Sosialisasi Perangkat Hukum Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak di Aula Dinas Syariat Islam Aceh Timur di Idi, Rabu 12 April 2017. Foto: Humas Aceh Timur


REPORTASEGLOBAL.COM - Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai tenaga pendidik diminta tidak takut dengan isu melanggar Hak Azazi Manusia (HAM). Sebab, tugas guru bukan hanya mendidik, tapi merubah watak generasi muda menjadi generasi yang tangguh, cerdas dan bermoral.

“Jangan takut dikatakan melanggar HAM kalau kita menegur anak didik kita yang berperilaku tidak bermoral,” kata Bupati Aceh Timur H.Hasballah HM.Thaib melalui Asisten Pemerintahan, Drs. Zahri, M.AP, ketika membuka Sosialisasi Perangkat Hukum Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak di Aula Dinas Syariat Islam Aceh Timur di Idi, Rabu 12 April 2017.

Lebih lanjut dia mengatakan, peserta didik diberbagai jenjang pendidikan harus dididik secara benar oleh guru disekolahnya sebagai benteng agar tetap berperilaku sehat. “Jangan segan-segan menegur pelajar-pelajar yang tidak bermoral dan melanggar hukum Syariat Islam,” kata Zahri.

Menurut dia, merosotnya moral pelajar belakangan akibat pengaruh pornografi yang dapat diakses dari berbagai situs internet. Afeknya, kalangan pelajar khususnya usia SMA sederajat memanfaatkan peluang yang ada, baik di sekolah atau diluar sekolah. “Oleh karenanya, komunitas sekolah baik kepala sekolah, guru dan komite masyarakat serta orangtua/wali terus mengontrol peserta didik agar dapat menghindari berbagai perilaku yang tidak baik,” ujar Zahri.

Diakuinya, pihak pertama yang harus melindungi anak adalah orangtua/wali yakni dengan memberikan pemahaman pengetahuan agama sejak dini, memberi keteladanan tentang moral dan akhlakul karimah yang baik, membatasi anak-anak menonton televisi pada jam belajar dan mendampinginya serta tidak memberikan handphpone (HP) yang dapat mengakses berbagai situs.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Ketua Ombusman Perwakilan Aceh, DR. H. Taqwaddin Husein, SH, SE, MS, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan KB Aceh, Drs. T. Syarbaini, M.Si, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Aceh Timur, Ir. Ahmad dan para camat serta puluhan kepala sekolah dan guru. Kegiatan digelar sehari penuh mulai pukul 09:00 hingga pukul 16:00. (***).


Komentar Anda

Berita Terkini