|

Akhirnya, Pesawat Militer Amerika Hengkang dari Aceh

Pesawat kargo militer Amerika Serikat (AS) Tora-82


REPORTASEGLOBAL.COM - Pesawat kargo militer Amerika Serikat (AS) Tora-82 yang mengalami kerusakan engine nomor 4 dan telah dilakukan perbaikan, kembali melanjutkan misi penerbangannya ke Yokota, Jepang (RJTY), bersama beberapa personil USAF/Crew, dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Jumat (7/4) , sekitar pukul 09.56 WIB.

Sebanyak 11 (sebelas) orang Personil USAF/Crew dan teknisi yang ikut dalam penerbangan menuju Kadena, Okinawa Jepang, yaitu :

a. White Anthony D (crew)
b. Robert Martin Umholtz (crew)
c. Joshua Curtis Bosworth (crew)
d. Jeffrey Scott Corthell (crew)
e. Anthony C Johnson (Passenger)
f. Riley Mikal Marx (Passenger)
g. Zachri James Kolb (Passenger)
h. Christopher David Puhlmann (Passenger)
i. Cruz Timothy Joseph (Passenger)
j. Bengoa Jonathan Alexander (Passenger)
k. Bryan Allen Schllitrnhard (Passenger)

Meskipun pesawat tersebut sudah meninggalkan Aceh, Namun peralatan/engine nomor 4 milik Pesawat AS Tora-82 yang telah diganti, dan masih disimpan pada lokasi Apron I Bandara SIM, sehingga para Personil USAF/crew dan teknisi masih harus berada di Aceh untuk melakukan pengamanan atau pengawasan terhadap peralatan tersebut.

Adapun personil yang masih berada di Aceh sebanyak 12 (dua belas) orang masih akan melakukan pengamanan atau pengawasan terhadap peralatan/engine pesawat AS Tora-82, yaitu :

a. Crhisthoper Joseph Nastal
b. Nathan Taylor Stuch
c. Jonathan Michael  Mansel
d. Brandon Joseph Gomolski
e. Craig Philip Watson
f. Stephen Klaus Pakusch
g. John Michael Shane
h. Christopher Ryan Willet
i. Khalid Sallem Simpson
j. David Joseph Duprry
k. Wagner Troy Donald
l. Flury Ian James

Saat ini, Ke 12 orang Personil USAF/crew dan teknisi tersebut menginap di Hotel The Pade dan secara bergiliran akan melakukan pengamanan atau pengawasan terhadap peralatan/engine di Apron I Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), serta akan berada di Aceh sampai kedatangan Pesawat yang akan menjemput peralatan/engine tersebut.

Menurut keterangan dari White Anthony D bahwa Pesawat yang akan menjemput peralatan/engine tersebut belum dapat dipastikan jadwalnya, namun Pesawat yang akan datang adalah Pesawat C-17. (Ricky)

Komentar Anda

Berita Terkini