|

Mualem - TA Khalid : Jangan Terkecoh Hasil Pilkada Versi Medsos



Konferensi Pers Mualem-TA Khalid, Rabu malam, di Banda Aceh. Foto : Modus Aceh


REPORTASEGLOBAL.COM - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh nomor urut 5, Muzakir Manaf-TA Khalid, meminta seluruh tim sukses dan pemenangannya di seluruh Aceh, untuk tidak terkecoh dengan hasil Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Aceh 2017 yang kini beredar liar di media sosial (Medsos).

“Kepada para Panglima Wilayah KPA, anak-anak saya para mantan kombatan GAM, kader PA serta kader partai pendukung, saya perintahkan untuk menahan diri dan tidak terkecoh dengan hasil yang kini sedang dimainkan oleh pihak-pihak tertentu dengan propaganda murahan,” tegas Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem. Itu disampaikan Mualem, didampinggi TA Khalid sebagaimana dilansir MODUSACEH.CO, Kamis siang (16/2/2017) di Banda Aceh.

Mualem menegaskan, pihaknya menunggu hasil atau proses yang kini sedang berlangsung.

Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, pasangan ini mengklaim berhasil meraih 41 persen suara dari paslon lainnya.

“Soal ada yang klaim lebih, itu hak setiap paslon. Tapi kita sudah punya data C1 dengan meraih kemenangan maksimal di sejumlah kabupaten dan kota,” ungkap Mualem.

Sementara itu, TA Khalid menambahkan, pemenang diputuskan berdasarkan data akurat yaitu C1, bukan klaim di media sosial serta lembaga survey yang tidak jelas asal - usulnya.

Dia menegaskan, agar tim pemenangan di seluruh Aceh tidak terkecoh dengan propaganda pemenangan lawan.

 “Kami tidak mau berasumsi tanpa dasar. Tapi data akurat telah kami peroleh dari tim di seluruh Aceh. Hasilnya, untuk sementara dan akan terus naik di angka 41 persen,” tegas TA Khalid.

TA Khalid menuturkan , klaim tidak menjadi ukuran. “Memang kami akui, tim lawan memiliki kemampuan IT di medsos. Tapi, fakta dan data akhir tentu ada pada C1," tandasnya.

“Sekali lagi, jangan terkecoh dengan propaganda pemenangan lawan dan tetap solid dalam mengawal suara, mulai dari gampong sampai provinsi. Jika ada yang coba-coba merusak dan menganggu hasil yang sudah kita peroleh, laporkan segera pada saya,” tegas Mualem.***
Komentar Anda

Berita Terkini