|

Jutaan Santri Bakal Bela Ketum Mui Jika Dipolisikan Ahok

ilustrasi

REPORTASEGLOBAL.COM - Ketua Lajnah Ta'lif wan Nasyr (LTN) PBNU Khatibul Umam Wiranu menyatakan dirinya bersama jutaan santri akan membela KH Ma'ruf Amin, jika Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mempolisikan Ketum MUI tersebut.

"Jika benar Ahok dan Tim Pengacara Ahok akhirnya mempolisikan KH Ma'ruf Amin, cicit dari Syeikh Nawawi Al-Bantany ini, maka saya dan saya yakin bersama jutaan santri akan membela beliau tanpa syarat," kata Anggota Komisi VIII DPR itu, Rabu (1/2/2017).

Menurut Khatibul, sikap Ahok telah melanggar batas-batas kewajaran.

Khatibul menegaskan hal itu usai menyaksikan perlakuan Ahok dan Tim Pengacara dalam sidang kasus Penistaan Agama kepada KH Ma'ruf Amin pimpinan tertinggi ormas Nahdlatul Ulama (NU) Rois 'Aam PBNU sekaligus Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Ancaman dan tudingan kepada Kiai Ma'ruf sebagai saksi palsu terhadap Kiai Ma'ruf merupakan kado pahit bagi Jamiyyah NU yang tepat pada 31 Januari kemarin genap berusia 91 tahun," kata Khatibul.

Menurut Khatibul, tudingan tersebut sangat menyakitkan dan tidak patut, serta merupakan tindakan yang melampaui batas-batas kewajaran hidup sebagai suatu bangsa yang beradab dilakukan Ahok dan Tim Pengacara.

Selain itu, Khatibul mengatakan pernyataan Ahok tersebut semakin menegaskan tingkat rendahnya moralitas seorang pemimpin.

Partai Kebangkitan Bangsa menilai sikap keras Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang kasar, arogan, dan mengancam Ketua MUI Ma'ruf Amin saat persidangan menjadi sikap yang sangat blunder.

Wakil Sekjen PKB Daniel Johan mengingatkan tindakan Ahok membuat warga NU menjadi sangat marah.

"Apa Ahok tidak paham dan sadar betapa dihormatinya Kyai Maruf oleh warga NU, beliau adalah pimpinan tertinggi di PBNU saat ini," kata Daniel kepada wartawan, Rabu (1/2/2017). (K01)
Komentar Anda

Berita Terkini