|

Gerindra : Jokowi Harus Redam Potensi Kerusuhan Sosial

Ilustrasi

REPORTASEGLOBAL.COM - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono, meminta Presiden Joko Widodo bertindak cepat mendinginkan suasana politik jelang hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta.

Arief juga menuntut Netralitas Jokowi dan bawahannya di kabinet , terutama campur tangan Menko Maritim Luhut Panjaitan dalam permasalahan hukum yang sedang dihadapi calon incumbent, Basuki Purnama alias Ahok.

Menurut Arief, kunjungan Luhut Panjaitan ke rumah K.H Maruf Amin setelah insiden perlakuan tak etis oleh Ahok di tengah persidangannya, menunjukkan ketidaknetralan pihak Joko Widodo dalam Pilkada ibu kota negara.

"Seperti prediksi Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono tahun lalu, menilai stabilitas politik di RI sedang mengalami gangguan, menjelang Pilkada di DKI. Instabilitas dapat membuat negara terperosok, dari keadaan tertib sipil ke dalam darurat sipil," ungkapnya, Senin malam (6/2).

Arief mengingatkan, kerusuhan sosial akibat Pillkada Jakarta sangat mungkin terjadi. Dia menganggap suasana yang kurang kondusif dan mengarah pada kerusuhan sosial saat ini sudah mulai terlihat.

"Saya sudah cek ke akar rumput Jakarta," kata Arief.

Arief mencontohkan, insiden demonstrasi 100-an mahasiswa di depan rumah Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan Salah satu bukti suhu politik semakin panas terkait Pilkada Jakarta .

"Karena itu saya mengimbau Presiden Joko Widodo untuk segera turun tangan untuk mendinginkan suasana jelang Pilgub Jakarta. Banyak kawan saya di luar negeri juga sudah banyak bertanya tentang situasi Jakarta jelang pilkada, terutama soal potensi kerusuhan sosial yang mengarah pada sentimen SARA," ujarnya.

Arief melanjutkan, Kalau kerusuhan benar-benar terjadi, lanjut, nama Presiden Jokowi tentu tercoreng. Lebih parah, situasi itu akan berdampak besar pada perekonomian nasional, seperti potensi capital flight dan rush di perbankan. Apalagi, kondisi ekonomi nasional memang sedang menuju ancaman krisis.(K01)
Komentar Anda

Berita Terkini