|

Fenomena Air Laut Naik Ke Langit Sabang, Pertanda Huru - Hara?

Ilustrasi



REPORTASEGLOBAL.COM - Kemunculan fenomena belalai air atau waterspout laut yang ditandai naiknya air laut ke langit di sekitar daerah berdekatan dengan pulau Sabang membuat cemas Warga di Komplek Perumahan persahabatan Indonesia - Tiongkok, di Desa Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya , Aceh Besar.

Sebagian warga yang tinggal di dataran tinggi dan tidak mengenal fenomena alam itu, beramai-ramai menyaksikan pemandangan menakutkan itu terjadi, Kamis (23/2) sekitar pukul 17.15 WIB.

"Tadi ramai-ramai orang liat pusaran angin yang mirip dengan puting beliung di atas, awan hitam itu melintas di laut berdekatan dengan pulau Sabang," kata Fitri, warga perumahan Tiongkok atau yang lebih dikenal dengan sebutan kampung Jacky Chan.

Prakirawan BMKG Blang Bintang Aceh Besar, Zakaria menyebutkan kemunculan belalai air tersebut disebabkan adanya pergantian musim pancaroba.

"Akibat peralihan musim sehingga muncul fenomena tersebut, sehingga terjadi pusaran angin yang disebabkan tekanan rendah," jelasnya sebagaimana dilansir AJNN.

Zakaria juga menuturkan,  munculnya waterspout disekitar daerah tersebut biasanya menandakan hujan lebat dan terbentuknya gelombang tinggi perairan.

"Biasanya gelombang tinggi tidak begitu lama, paling hanya 20 menit," ujar Zakaria.

Menurut Zakaria, Meski terlihat kecil, Waterspaud bisa membahayakan para nelayan yang sedang melaut.

"Para nelayan untuk tetap waspada pada musim pancaroba apalagi adanya gelombang tinggi yang bisa membahayakan," imbuhnya.

Sejumlah foto tentang pemunculan fenomena alam yang tergolong langka itu juga beredar di media sosial.

Dalam sejumlah postingan di medsos, terlihat jelas awan hitam disertai pusaran angin berwarna hitam yang melintas antara langit Sabang dan Banda Aceh.

Tak hanya itu,  Fenomena ini juga dikaitkan dengan isu mistis ditengah masyarakat, yang mengatakan kemunculan Waterspout sebagai tanda akan terjadinya huru -hara.***




Komentar Anda

Berita Terkini