|

Perekrutan Pegawai RSUD Langsa Tak Adil, Bidan Fantri Menangis.


Bidan Fantri Darniati


REPORTASEGLOBAL.COM -Seorang pegawai bakti (magang ) di RSUD kota Langsa, Fantri Darniati, meluapkan kekecewaannya atas sikap Plt Wali Kota Langsa Kamaruddin Andala dan pimpinan DPRK Langsa, terkait prosedur pengangkatan pegawai kontrak di lingkungan RSUD Langsa yang dinilainya sangat tidak adil.

 “Seharusnya pemimpin Kota Langsa, bicara yang benar dan pasti. Saya hampir 5 tahun tenaga bhakti di rumah sakit ini dan sudah bekerja maksimal siang dan malam, Namun tidak berarti apa - apa di mata Pemko Langsa”  ujar  bidan Fantri  kepada wartawan  dengan suara terisak dan mata berkaca-kaca.

Fantri mengungkapkan, sebelumnya ia dan teman-temannya mengikuti ujian pengangkatan pegawai kontrak. Dan pada kesempatan itu, pihak rumah sakit meminta agar semua tenaga bhakti calon tenaga kontrak melampirkan surat keterangan masa kerjanya di RSUD  ke dalam surat permohonan sebagai bahan pertimbangan nantinya.

“ Katanya, bagi yang sudah bakti di RSUD Langsa akan jadi prioritas tim penguji saat ujian kontrak dilaksanakan, nyatanya semua itu janji  palsu,” ujar Fantri  berlinangan air mata.

Fantri menambahkan,  ia juga pernah diminta bersabar oleh Plt Wali Kota Langsa, Kamaruddin Andala saat bertemu di Pendopo pasca kisruh di RSUD Langsa beberapa waktu lalu. Pada saat itu Kamarudin memintanya untuk bersabar dan menunggu hasil kerja tim Pansus.

“ Ternyata Plt juga bohong, tim Pansus tak kunjung mengumumkan hasil kerjanya, tapi  pengumuman daftar nama tenaga kontrak sudah di pajang pejabat RSUD Langsa” ketusnya.

Adapun hal yang paling mengejutkan dalam pengumuman tersebut adalah nama Fantri yang hampir 5 tahun mengabdi di RSUD Langsa dinyatakan tidak lulus. Dan ironisnya, beberapa rekannya yang tidak pernah bhakti di RSUD justru  masuk dalam daftar pengumuman dan dinyatakan lulus.

Dari jumlah peserta ujian tulis yang mencapai 416 orang, ada sekitar 147 orang yang dinyatakan  lulus dan sebagian besar bukan tenaga bhakti di RSUD Langsa.

Padahal sebelumnya, pimpinan RSUD Langsa sudah menyampaikan akan memprioritaskan tenaga bhakti.(H.A.Thaleb/rg1)



Komentar Anda

Berita Terkini