|

LSM Polisikan Megawati Atas Tuduhan Penodaan Agama

 Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.


REPORTASEGLOBAL.COM - LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama melaporkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ke Badan Reserse Kriminal Polri atas dugaan tindak pidana penodaan agama.

Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama, Baharuzaman (51), membenarkan laporan pihaknya  yang dilayangkan berdasarkan pidato Megawati dalam HUT PDIP ke 44 beberapa waktu lalu.

"Laporan itu benar," kata Baharuzaman, (24/1).

Megawati dituduh melanggar Pasal 156 huruf a dan atau Pasal 156 KUHP soal penodaan agama.

Laporan itu sendiri diterima dan ditandatangani oleh staf Siaga Bareskrim Polri Komisaris Usman dan diberikan nomor TBL/46/I/2017/Bareksrim.

Baharuzaman kini telah mengantongi bukti lapor dengan nomor TBL/46/I/2017/Bareksrim yang ia peroleh berdasarkan laporan polisi nomor LP/79/I/2017/Bareskrim.

Sebelumnya, Pentolan FPI, Rizieq Shihab  berulang kali mengemukakan dugaan Megawati melakukan penodaan agama terkait pidato saat ulang tahun PDIP ke-44.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan keseluruhan pidato Megawati dalam HUT PDIP beberapa hari lalu dipersiapkan oleh Megawati melalui perenungan yang mendalam, kontemplasi dengan rasa cinta kepada bangsa dan negara, dan disampaikan dengan lantang untuk bangsa dan negara Indonesia.

“Pidato tersebut juga diucapkan dengan komitmen kuat untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan kebhinekaan Indonesia,” ujar Hasto kepada media.

Hasto menyatakan dalam kapasitas Megawati sebagai Ketua Umum PDIP dan Presiden kelima RI maka sangat wajar Megawati memberikan jawaban atas berbagai persoalan yang muncul saat ini. (KO1)

Komentar Anda

Berita Terkini