|

KSPI: TKA Cina Ilegal di Pulogadung Bergaji Rp 10 Juta

ilustrasi
REPORTASEGLOBAL.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengungkapkan telah menemukan tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok yang bekerja di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Presiden KSPI, Said Iqbal mengungkapkan, para pekerja asing ilegal tersebut bergaji jauh lebih besar daripada pekerja lokal.

Dari temuan pihaknya Said Iqbal mencontohkan, TKA ilegal yang bekerja sebagai sopir bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 10 juta. Berbanding jauh dengan pekerja lokal yang hanya digaji menurut upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 3.100.000.

"Bayangkan saja, sopir gajinya Rp 10 juta. Ini logika macam apa yang dipakai," kata Said dalam jumpa pers KSPI di Hotel Mega Proklamasi, Menteng, Jakarta (Kamis, 5/1).

Berdasarkan temuan itu, KSPI menuntut Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri Pulogadung. Untuk membuktikan adanya TKA ilegal asal Tiongkok yang mendapat gaji tiga kali lipat.

"Saya berharap menaker ke Pulogadung lakukan sidak. Ini ancaman buat buruh Indonesia," tegas Said. (rg1)
Komentar Anda

Berita Terkini