|

Aksi Saling Lapor Polisi Ancam Demokrasi

Ilustrasi

REPORTASEGLOBAL.COM - Sosiolog Universitas Ibnu Khaldun Jakarta, Musni Umar mengatakatan, maraknya fenomena aksi saling lapor ke polisi yang kerap terjadi ditengah masyarakat akhir - akhir ini dikhawatirkan menjadi ancaman bagi tatanan demokrasi di indonesia.

Musni mengungkapkan, setiap ada perbedaan pandangan maupun kritik menjadi tidak dapat diterima dengan arif dan bijaksana.

"Perlu diketahui satu-satunya yang masih tersisa di negara kita ini ya itu keterbukaan demokrasi. Kalau kayak gini terus ya terancam, (demokrasi) mengalami kemunduran," tegas Musni.

Menurut pendapat Musni, meski merupakan bagian dari euforia demokrasi, namun fenomena ini justru membuat masyarakat menjadi takut dan resah.

"Menurut saya ini tidak positif dari perspektif di masyarakat kita. Dengan banyaknya yang ditersangkakan membuat masyarakat resah atau takut dalam menyampaikan pandangan padahal demokrasi tetap perlu padangan berbeda," ujarnya, Kamis (26/1/2017).

Ia menggagas perlunya kembali ditingkatkan dialog komunikasi yang santun dari elit politik hingga masyarakat biasa. Ia juga meminta tokoh-tokoh politik harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan dalam setiap pidatonya. Pilihan kata juga harus diperhatikan sehingga tak menyinggung orang lain.

"Jangan sampai menyerempet masalah-masalah yang sebetulnya dia sendiri maupun orang lain nggak mengerti," tukasnya. (KO1)
Komentar Anda

Berita Terkini