|

1.000 Karyawan Mogok Kerja, Produksi PT. Freeport Terancam


Pekerja PT Freeport Indonesia di area Grasberg Operation menggelar aksi mogok kerja sejak Rabu (28/9)


REPORTASEGLOBAL.COM - Sekitar 1.000 pekerja PT Freeport Indonesia di area Grasberg Operation menggelar aksi mogok kerja sejak Rabu (28/9) hingga minggu (2/10) . Aksi pekerja tersebut mengakibatkan turunnya produksi Freeport.

Pemicu aksi mogok ditengarai karena tuntutan karyawan yang tidak dipenuhi oleh manajemen, salah satunya soal persamaan bonus.

Pemogokan dilakukan oleh operator dari kru 1,2,3, dan 4 di area Grasberg (GRS) yang meminta persamaan hak   karyawan di bagian bawah tanah dan pengolahan (mill).Grasberg merupakan kawasan tambang terbuka.

"Ada sekitar 1.000 pekerja yang mogok. Tuntutan (pekerja) belum bisa saya sampaikan karena masih dalam perundingan. Ada potensi penurunan produksi," VP Corporate Coomunication PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, Senin (3/9/2016).
Freeport saat ini sedang berupaya mengatasi masalah tersebut dan mengembalikan operasi tambang terbuka di Grasberg sesegera mungkin.

"Untuk operasi tambang bawah tanah tidak terkena dampak dari gangguan ini dan operasi pabrik pengolahan masih berlangsung secara terbatas," kata Riza
Kapolres Mimika Yustanto Mujiharso membenarkan pemogokan tersebut
"Soal tuntutan mereka, itu bukan kewenangan kami. Tapi kami akan berbicara mengenai hal-hal yang terkait dengan kewenangan kami. Terutama soal keamanan. Sampai saat ini, tidak ada ancaman keamanan. Situasinya kondusif," kata Yustanto. (rg1/k01)





Komentar Anda

Berita Terkini