|

Polisi Buru Satpam Penguras Brankas Bank Mandiri Rp 3,7 miliar


Ilustrasi pembobolan brankas



REPORTASEGLOBAL.COM - Menghilangnya MR (27), petugas satuan pengamanan (satpam) Bank Mandiri Kantor Cabang Mikro (KCM) Idi Rayeuk, Aceh Timur usai peristiwa raibnya uang Rp 3.776.000.000 dari brankas, menguatkan kecurigaan polisi terhadap MR dalam pengusutan kasus tersebut.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto mengatakan pihaknya  masih terus melakukan penyelidikan meskipun hasilnya belum bisa diungkapkan.

 “Yang jelas, kami lakukan penyelidikan sesuai taktik dan teknis polisi,” ungkap AKBP Rudi, Rabu (28/9) malam.

Awalnya  penyelidikan dilakukan dalam rangka kategorisasi kasus tersebut, menilai kasus ini tergolong  pencurian atau justru tindak pidana lainnya.

“Yang kedua, kita mencari bukti-bukti apakah pelakunya tunggal atau malah bekerja sama dengan orang lain,” ujar Kapolres.

Kapolres mengaku belum mengetahui keberadaan satpam bank berinisial MR, warga Gampong Pondok Pabrik, Kebun Lama, Kota Langsa tersebut.

“Sampai saat ini kita masih mencarinya. Apakah dia pelakunya, nanti baru diketahui setelah kita temukan dia,” ucap Kapolres.

Sejauh ini, kata Kapolres, belum seorang pun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus hilangnya uang Rp 3.776.000.000 dari brankas Bank Mandiri KCM Idi Rayeuk itu.

Begitupun, polisi masih terus mencari keterkaitan antara menghilangnya MR dengan raibnya duit tersebut dari brankas bank. “Ya, ini juga bagian yang sedang kita telusuri. Ada hubungannya atau tidak, itu baru diketahui setelah MR ditemukan nanti,” kata AKP Rudi Purwiyanto.

Mengenai kejadian sebenarnya di kamar penyimpanan brankas pada malam itu masih mengundang tanda tanya pihak penyidik. “Terkait hal itu kita masih bertanya-tanya, karena banyak faktor kemungkinan terjadi di situ,” tambah Kapolres.

Pasca raibnya uang tunai Rp 3,7 miliar dari brankas Bank Mandiri KCM Idi Rayeuk, Aceh Timur, itu pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan normal.

“Pelayanan tetap jalan dan tak ada masalah,” ujar seorang pria, pegawai bank tersebut sebagaimana dilansir Serambi, Rabu (28/9), sekitar pukul 12.21 WIB.(rg1)

Komentar Anda

Berita Terkini