|

Ledakan Granat Tewaskan Penumpang Mobil Dinas Anggota DPR

Mobil Korban Ledakan Granat



REPORTASEGLOBAL.COM - Ledakan granat didalam mobil dinas BL 136 Y milik anggota DPRK Bener Meriah, Mansyur ismail, menewaskan seorang anak berusia lima tahun bernama Nana Kibi dan mencederai enam penumpang lainnya.

Peristiwa menggemparkan itu terjadi saat mobil sedang melaju di Jalan Nasional Bireuen-Takengon, tepatnya di kawasan Dusun Menderek, Kampung Alur Punti, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Sabtu (17/9) sore, sekira pukul 17.30 WIB.

Saat itu, Mobil dikemudikan oleh putra Mansyur bernama Aulia Fahmi (24). Di sampingnya duduk ibunda Aulia yang memangku Nana Kibi, adik kandung aulia sendiri. Sedangkan penumpang di kursi belakang, Sertu Husaini bersama istrinya Fauziah dan dua anak mereka, Farhan Rizki (10) dan Intan (5).

Menurut informasi, istri Mansyur berangkat ke Bireuen mengantar salah seorang anaknya masuk pesantren. Sedangkan Mansyur Ismail sedang ke Jakarta.

Sedangkan Sertu Husain merupakan anggota Koramil Bandar, Kabupaten Bener Meriah bersama anak istrinya yang masih hubungan famili ikut bersama keluarga Mansyur Ismail. “Dalam perjalanan kembali dari Bireuen, musibah yang tak terduga itu pun terjadi,” ujar seorang saksi mata.

Kepada wartawan, Kapolres Bener Meriah, AKBP Deden Soemantri, Sabtu malam (17/9) mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP,diperkirakan bahan peledak tersebut meledak dari dalam mobil.

 Kapolres mengungkapkan satu dari tujuh penumpang mobil dinas itu tewas seketika. Ia membantah adanya keterlibatan OTK atas kejadian itu.

“Kita lihat kondisi mobil di bagian dalam hancur, sedangkan kondisi luar mobil tidak apa-apa. Jadi, sementara kita simpulkan bahan peledak yang diduga granat itu meledak di dalam mobil,” sebut Deden Soemantri.

Dampak dari ledakan dahsyat itu, interior mobil mengalami kerusakan, kaca retak/remuk, bagian pintu sopir mengalami lubang-lubang yang diduga akibat terjangan serpihan granat, bagian atap depan juga bolong-bolong.

Selain merusak bagian dalam mobil, semua penumpangnya mengalami luka berat dan ringan, bahkan seorang anak Mansyur Ismail bernama Kibi yang duduk bersama ibundanya meninggal dunia. Aulia Fahmi yang mengemudikan mobil mengalami cedera sangat berat, kaki kirinya hancur. Tak terkecuali pula dengan Sertu Husaini bersama istrinya, Fauziah dan dua anak mereka tak luput dari musibah. Semua korban, termasuk yang meninggal dunia dievakuasi ke RSU Muyang Kute Bener Meriah.

Hingga tadi malam belum dapat dipastikan asal keberadaan bahan peledak yang diduga jenis granat di dalam mobil tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. “Kita sedang mengusut insiden ini. Saya juga masih berada di lokasi ikut melakukan olah TKP,” pungkas Kapolres Bener Meriah (rg 1 ekstro)
Komentar Anda

Berita Terkini