|

Pasien Meninggal, Polisi Periksa Spesialis Kandungan

ilustrasi




REPORTASEGLOBAL.COM - Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe memeriksa  spesialis anestesi, dr Hanafiah SpOG, dalam perkara meninggalnya seorang pasien usai menjalani operasi melahirkan di Rumah Sakit Bunda Lhokseumawe, bernama Nurlinda (21).Nurlinda meninggal beberapa hari setelah menjalani operasi.



“Dokter Hanafiah yang menangani operasi pasien tersebut. Ia kita mintai keterangan masih sebagai saksi. Dia diperiksa hari Selasa tanggal 16 Agustus sekitar tiga jam. Dimintai keterangan seputar penanganan pada pasien saat operasi dan pascaoperasi,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir SE, Kamis (18/8).

Sebelumnya hingga Kamis (18/8), Polisi sudah memeriksa tujuh saksi dalam kasus dugaan malpraktek itu. Adapun saksi lainnya yang sudah diperiksa antara lain, suami dan ayah korban, bidan yang menangani pasien sebelum operasi dan setelah operasi, serta mantri yang pertama kali menyatakan bahwa pasien sudah meninggal.

Setelah memeriksa dokter  spesialis anestesi, kata Kasat Reskrim didampingi Kanit Tipiter Ipda Boestani, dilanjutkan pemeriksaan terhadap perawat yang terlibat dalam operasi pasien saat itu. “Setelah ini kita berencana memintai keterangan saksi ahli. Setelah itu kita lanjutkan gelar perkara untuk memastikan kasus bisa dilanjutkan atau tidak,” kata Yasir.

Menurut pemberitaan, Hasan Basri(30) Suami Nurlinda, melaporkan dr Hanafiah SpOG Senin 18 Juli 2016, ke Polres Lhokseumawe atas dugaan kesalahan penanganan saat operasi melahirkan yang menyebabkan pasien meninggal.

Ternyata, pada pertengahan Mei 2016 lalu, dr Hanafiah juga dilaporkan ke polisi oleh pasien melahirkan atas nama Fahwardhiah, karena pascaoperasi di RS Bunda, ia mengaku mengalami infeksi. Saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan di Polres Lhokseumawe. Sementara dr Hanafiah mengaku tidak ada kesalahan dalam penanganan pada pasien tersebut. (RG1/Mrz)

Komentar Anda

Berita Terkini