|

Sahabat T.M Nurlif Bantah Pasang Spanduk Kampanye di Mesjid

Foto : Lintas Nasional



REPORTASEGLOBAL.COM - Ketua Sahabat T.M Nurlif  Aceh Utara, T.M Isa Aziz, membantah keras pemberitaan terkait spanduk yang dituding sebagai spanduk  kampanye Calon Gubernur Aceh, T.M Nurlif, yang terpasang di halaman Mesjid Besar Tgk.Chik Payabakong,  Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, sebagaimana dilansir oleh sejumlah media, 4 April 2016.

ia mengungkapkan, bahwa spanduk tersebut adalah spanduk ucapan selamat atas pelantikan pengurus  Mesjid Besar Tgk.Chik Payabakong, Aceh Utara.

“ itu bukan spanduk kampanye, itu hanya spanduk ucapan selamat buat pengurus mesjid. kemudian logikanya lagi , tidak mungkinlah kami memasang spanduk yang tidak dibenarkan di lingkungan mesjid, ” tegas Isa kepada Reportase Global, 7 April 2016.

Isa juga membantah bahwa spanduk tersebut dicopot oleh warga payabakong  yang kesal. Menurut pengakuannya, justru pihaknyalah yang  meminta panitia untuk menurunkan spanduk itu demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

 Ia juga mendengar kabar miring, ada sekitar lima helai spanduk Nurlif yang terpasang di lokasi lain, juga dilucuti di sejumlah desa.

“ Bukan dicopot, justru kami sendiri yang minta agar spanduk di mesjid itu diturunkan demi kebaikan. Kemudian  lucunya, koq bisa ada klaim sebanyak itu spanduk yang dicopot, sementara yang kami pasang Cuma 2 helai. ini kan ada yang  coba bangun opini, kesannya T.M Nurlif itu tidak diterima di Payabakong,” terang Isa.

Isa juga heran, terkait pemberitaan soal pernyataan Kapolsek Payabakong Ipda Ibrahim, bahwa spanduk tersebut melanggar aturan dan pihak aparat akan menindaknya .

“ Sudah kami konfirmasi ke pak Kapolsek, beliau jelas – jelas membantah  pernah menyatakan hal itu melanggar. Jadi kami pun heran kenapa masyarakat dibelokan dengan isu -isu begitu, “ demikian pengakuan isa.

Sebagaimana yang pernah dilansir oleh sebuah media online, bahwa  salah seorang Warga Paya Bakong  bernama Afrizal, menyesalkan pemasangan spanduk kandidat Gubernur di sembarang tempat.

“Kita menyesalkan sikap timses yang menjadikan mesjid arena kampanye, kenapa harus di mesjid, di tempat lain kan bisa,” ketus afrizal kepada wartawan, terkait spanduk ucapan selamat bergambar T.M Nurlif, yang ia tuding sebagai spanduk kampanye Cagub.

Afrizal juga mengakui, tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk  itu. Menurut Sepengetahuannya, saat masyarakat ke mesjid melaksanakan shalat Subuh, spanduk tersebut sudah terpasang di perkarangan mesjid.

Menurut kesaksian warga lainnya, gambar wajah T.M Nurlif  pada spanduk yang terpasang di perkarangan mesjid  Besar Tgk. Chik Payabakong, Aceh Utara,  dicoret-coret dengan tinta warna hitam.( RG1)









Komentar Anda

Berita Terkini