|

Direktur II Intelijen Kejagung Kunjungi Kejati Aceh



Direktur II Intelijen pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, M. Suhardy, SH, MH.


 REPORTASEGLOBAL.COM -  Direktur II Intelijen Kejaksaan Agung RI, M. Suhardy, SH, MH. Melakukan kunjungan kerja ke Kejati Aceh, Kejari Banda Aceh dan Kejari Jantho, dalam rangka pemantapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Intelijen yang selama ini telah benar dan sesuai dengan    aturan yang berlaku, Senin,(04/04/2016).

Aturan tersebut yaitu Undang – Undang   Nomor 16 Tahun  2004  tentang  Kejaksaan RI  (Lembaran Negara RI tahun 2004 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4401) dan Undang – Undang   Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2011 Nomor 105, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5249). Kunjungan yang berlangsung selama 3 hari 30 maret s/d 1 april 2015 tentang sosialisasi langkah-langkah prosedur Intelijen yang selama ini mengacu pada ketentuan yang berlaku sudah mampu mengarah pada tugas pokok fungsi (TUPOKSI) dalam hal mensuplai informasi yang diperlukan dalam pola kerja Kejaksaan secara umum.

 Metode ini sebagai pondasi dasar keterlibatan Kejaksaan sebagai salah satu aparatur hukum dalam mencegah unsur-unsur stabilitas keamanan di wilayah hukum tugas masing-masing Satker Kejaksaan.


Suhardy yang sebelumnya pernah menjadi KAJATI Banten menggambarkan situasi aceh yang tidak berbeda jauh dengan provinsi-porvinsi lain di Indonesia. Bahkan mencoba mengkhususkan situasi aceh yang selama ini dikategorikan sebagai salah satu provinsi yang mendapatkan predikat Otonomi Khusus (Otsus), yang berarti peran intelijen Kejaksaan dituntut lebih maksimal dalam mengakomodir kebenaran issue-issue yang beredar dilapangan.
 
Tim yang dipimpin oleh Dir II Intelijen ini beranggotakan 4 (empat) orang yang menjabarkan tentang peran-peran intelijen sebagai pelaksana menghimpun informasi dan data baik secara nasional maupun lokal yang disuguhkan kepada pimpinan.( ***)

Komentar Anda

Berita Terkini