|

Sepatu Baru Jadi Sarang Sabu - Sabu





Ilustrasi Sabu Dalam Sepatu


REPORTASEGLOBAL.COM – Seorang penumpang kapal cepat yang baru saja turun, dengan inisial SH,  tampak gelisah dalam antrian di Pelabuhan Internasional Sri Bintan, Kota Tanjungpinang, Provinsi Riau Kepulauan.
Gelagat resah dari penumpang yang satu ini mencuri perhatian sejumlah petugas Bea dan Cukai yang memeriksa setiap penumpang datang dari Malaysia menuju Tanjungpinang.
Tak lama, SH pun digeledah petugas. ia tak berkutik sedikit pun  dan terlihat tak mampu menyembunyikan ketakutannya.
"SH pun semakin ketakutan," kata Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjungpinang Febra Pathurrachman kepada wartawan, Sabtu (19/3).
Namun, dari hasil pemeriksaan itu, petugas tidak menemukan barang ilegal, baik dari isi tas maupun kantong celana yang dikenakan SH. Alih-alih dipersilakan lewat, kecurigaan petugas malah semakin bertambah.

Salah seorang petugas kemudian penasaran dengan sepatu baru yang digunakan SH. Melihat gelagat petugas yang memperhatikan sepatu barunya, reaksi SH semakin ketakutan.

Saat sepatu diperiksa, petugas menemukan sabu-sabu seberat 777 gram yang dia bawa dari Malaysia.

"Sabu-sabu yang disimpan di telapak sepatu tidak dapat dideteksi X-Ray," kata Febra.

Lantas SH dibawa untuk diperiksa lebih intensif. Dari hasil interogasi, pengguna sepatu berisi penuh narkoba ini membocorkan informasi tentang teman-temannya yang juga membawa sabu-sabu di bawah telapak sepatu dan telah lebih dulu lolos dari pemeriksaan.

Dari Malaysia, Empat orang sindikat narkoba  rekan SH ini, dengan berbekal oleh – oleh barang haram sabu –sabu di dalam sepatu mereka, melenggang masuk pelabuhan domestik, yang berada di sebelah pelabuhan internasional untuk melanjutkan perjalanan ke Batam.

"Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangkap empat tersangka itu di Batam," katanya.

Febra mengatakan penangkapan dilakukan di Bandara Hang Nadim beberapa menit sebelum pesawat Lion Air terbang ke Surabaya.

Rekan SH yang berhasil ditangkap itu berinial SW (23), SU (41), KH (43) dan MW (63). Saat digeledah, petugas berhasil mengamankan 2 kg sabu-sabu yang bersarang di telapak sepatu mereka.
Petugas juga mengamankan lima pasang sepatu, lima buah buku paspor, lima lembar tiket kapal MV Batavia, dua lembar print out kode boking tiket pesawat dan delapan unit ponsel.

Sabu-sabu itu akan dibawa ke Madura, Jawa Timur.

"Dari lima pelaku berwarga negara Indonesia itu, petugas berhasil mengamankan 2,85 kg sabu-sabu. Saat ini mereka ditahan di Polres Tanjungpinang," ujarnya.

Sabu-sabu asal Malaysia dengan modus yang sama juga berhasil diamankan petugas Bea dan Cukai di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang dari penumpang berisial S pada 28 Februari 2016.

S ditangkap karena diawali rasa gelisah saat berada di dalam ruang pemeriksaan. Tersangka menyimpan sabu-sabu seberat 522 gram di telapak sepatu. "SH juga gunakan sepatu baru," ujarnya.

Dia mengatakan petugas memiliki keterbatasan perlengkapan dalam menangani kasus itu. Mesin X-Ray tidak mampu mendeteksi sabu-sabu yang disimpan di telapak sepatu. (fir/T.Hidayat/ ANT)




Komentar Anda

Berita Terkini