|

Muslim SHI MM : Pendidikan Aceh Harus Bebas Kepentingan Politik




Anggota Komisi X DPR-RI Fraksi Demokrat Muslim SHi MM


REPORTASEGLOBAL.COM - Anggota Komisi X DPR-RI Fraksi Demokrat Muslim SHi MM, berharap agar dunia pendidikan di Aceh bebas dari segala bentuk intervensi dan tekanan politik  demi menjaga netralitas, terutama menjamin kualitas pendidikan.

Menurut Muslim,  Salah satu faktor penyebab buruknya kondisi pendidikan di Aceh yang miskin prestasi, disebabkan oleh dunia pendidikan yang kerap diseret ke ranah politik.

Dia menyorot soal pengangkatan para penyelenggara pendidikan, contohnya seperti kepala dinas dan kepala sekolah yang banyak diwarnai kepentingan kepala daerah setempat,  misalkan bupati dan wali kota dengan beragam motif dan alasan.

“ Masih kental intervensi politik, misalnya penunjukan Kepala dinas, Kepsek,bahkan guru, banyak diwarnai kepentingan penguasa daerah, dampaknya merugikan . Apalagi saat ini, Aceh akan melaksanakan pilkada serentak, mereka digiring untuk berpihak. Dan sudah jadi rahasia umum,tak jarang mereka ini sering mengalami tekanan.  Jika melawan, mereka dapat masalah.” Katanya kepada Reportase Global melalui ponselnya, senin (14/03).

Dia meyakini bahwa budaya buruk seperti itu merugikan dan ditenggarai merusak kualitas pendidikan itu sendiri, " orang diangkat jadi kepala dinas atau kepala sekolah bukan berdasar kemampuan atau kualitasnya, tapi apakah ia dekat dengan kekuasaan, orang dekat Bupati /Wali Kota atau bukan? sanak familinya siapa? anjloklah kualitas kalau begitu mainannya, kan ini sangat merugikan" tegasnya.

Ia sangat menyayangkan, rendahnya peringkat pendidikan Aceh secara nasional,  hingga saat ini belum juga menunjukan tanda- tanda akan pulih, Padahal dana pendidikan yang digelontorkan pemerintah pusat dan dana daerah sendiri berlimpah.

Belum tersentuhnya pendidikan sebagai skala prioritas dalam tataran praksis, yang dapat dilihat secara kasat mata, disamping persoalan kesejahteraan di Aceh, menurut putra Aceh Timur ini merupakan faktor utama suramnya dunia pendidikan.

 Pendidikan kan sumber utama dalam hal melahirkan sumber daya manusia berkualitas, harusnya benar- benar jadi prioritas, harus ada political will yang jelas disini. Infrakstruktur pendidikan di Aceh lumayan mapan, mulai sekolah dasar hingga gedung kampus itu sudah lumayan bagus, dana pun berlimpah, jadi tidak ada lagi yang salah ,mestinya kualitas pendidikan membanggakan bukannya malah terbelakang” tandas anak buah SBY itu.

Legislator yang sudah dua periode berada di komisi X DPR-RI ini  juga mengingatkan agar Pemerintah Aceh fokus dan segera membenahi kondisi pendidikan Aceh saat ini, kemudian juga memperhatikan daerah terpencil yang terbelakang.

Didesak pertanyaan  tentang apa yang ia lakukan sebagai anggota DPR-RI asal Aceh untuk membenahi dunia pendidikan yang merosot ini, Muslim mengatakan bahwa dirinya akan terus berjuang semaksimal mungkin, membangun sinergi yang memadai antara Jakarta dan Aceh ,juga mengupayakan segala hal yang dianggap perlu untuk menggaransi terdongkraknya kualitas menuju kemajuan pendidikan Aceh. (RG 1/extro)
Komentar Anda

Berita Terkini