|

Tingkatkan Daya Saing, Pemerintah Keluarkan Paket ke-9


REPORTASEGLOBAL.COM - Pemerintah telah mengumumkan delapan paket kebijakan, dimana paket kebijakan yang terfakus pada tiga langkah, yakni mendorong daya saing industri nasional, mempercepat proyek strategis nasional dan meningkatkan investasi di sektor properti.

Paket kebijakan kedua berupa deregulasi dan debirokratisasi peraturan untuk mempermudah investasi, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA).

Paket kebijakan ketiga ini mencakup tiga wilayah kebijakan, yakni penurunan tarif listrik dan harga BBM serta gas, perluasan penerima kredit usaha rakyat (KUR), penyederhanaan izin pertanahan untuk kegiatan penanaman modal.

Paket kebijakan ketiga ini mencakup tiga wilayah kebijakan, yakni penurunan tarif listrik dan harga BBM serta gas, perluasan penerima kredit usaha rakyat (KUR), penyederhanaan izin pertanahan untuk kegiatan penanaman modal.

Paket kebijakan keempat adalah kebijakan lebih difokuskan pada persoalan upah buruh, kredit usaha rakyat (KUR), hingga lembaga pembiayaan ekspor.

Paket kebijakan kelima adalah memuat pengurangan tarif pajak penghasilan (PPh) untuk perusahaan yang melakukan revaluasi aset dan menghilangkan pajak berganda dana investasi real estate, properti, dan infrastruktur.

Paket kebijak keenam adalah memuat soal insentif untuk kawasan ekonomi khusus (KEK), pengelolaan sumber daya air dan penyederhanaan izin impor bahan baku obat dan makanan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Paket kebijakan ketujuh adalah kebijakan yang berkaitan dengan industri padat karya dan masalah agraria tentang percepatan kemudahan dalam penerbitan sertifikat tanah.

Paket kebijakan kedelapan, yakni kebijakan yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan kilang minyak dan insentif bagi perusahaan pemeliharaan pesawat.
Pramono menjelaskan dikeluarkan paket kebijakan ini intinya untuk tingkatkan daya saing, iklim investasi yang lebih menggairahkan, memberikan perlindungan pelaku usaha dalam negeri dan dalam rangka tahun percepatan kerja.

Keterangan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Pemerintah dalam waktu dekat akan mengumumkan paket kebijakan kesembilan guna meningkatkan daya saing

"Mengenai apa, akan segera difinalisasi. Mudah-mudahan minggu ini atau minggu depan," kata Pramono Anung seperti dikutip dari Antara, usai Rapat Terbatas mengenai Daftar Negatif Indvestasi di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (12/1).

Pramono juga menjelaskan paket kesemblan ini juga mendorong iklim investasi yang lebih menggairahkan, memberikan perlindungan pelaku usaha dalam negeri dan dalam rangka tahun percepatan kerja.

[T.Hidayat]
Komentar Anda

Berita Terkini