|

Teror Sarinah Aksi Balas Dendam


REPORTASEGLOBAL.COM - Teror bom yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, dinilai mengikuti motif aksi terorisme yang pernah terjadi di Mumbai, India. 

Regulasi teror seperti itu kerap dilakukan kelompok ekstrimis Al Qaeda atau Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Seperti diketahui, video yang beredar di linimasa ISIS sudah pernah merilis dan mengancam untuk melakukan teror seperti teror Paris di Indonesia. Model teror yang dilakukan para pelaku menggunakan model bom serentak di beberapa tempat seperti Bom Natal tahun 2000 lalu dengan pelaku yang cukup banyak.

"Motifnya adalah balas dendam setelah aksi penangkapan teroris di beberapa daerah bulan Desember lalu, dan mengancam Kapolri, Kapolda Metro Jaya, dan lain-lain. Mereka sisa-sisa yang tidak terjaring pada operasi polisi kemarin,"  beber pengamat terorisme dari Barometer Institute, Robi Sugara di Jakarta, Kamis (14/1).

Lanjutnya, para pelaku teror bom apalagi bom bunuh diri biasanya anak-anak muda yang belum punya pemahaman agama dan ideologi yang kuat.

"Kalau di setiap keluarga dan lingkungan bisa memperkuat keamanan baik warganya maupun wilayahnya, tentu aksi-aksi teror seperti itu bisa cepat dideteksi, karena biasanya orang yang akan melakukan tindakan terorisme, gerak-geriknya bisa diketahui," jelasnya.

[T.Hidayat]
Komentar Anda

Berita Terkini