|

MPG, Polemik Baru Kisruh Golkar


REPORTASEGLOBAL.COM - Kisruh dualisme Partai Golongan Karya (Golkar) terus berlanjut seakan tidak ada habisnya. Sebab, Partai Golkar hasil Munas Bali tidak mengakui keputusan Mahkamah Partai Golkar (MPG) yang diketuai Muladi, karena sudah tidak memiliki legalitas.

"Apa kewenangan Mahkamah Partai, disamping legalitasnya tidak ada, bukan kewenangannya," kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas Bali Idrus Marham saat dihubungi di Jakarta, Jumat (15/1).

Dia menilai MPG yang dipimpin Muladi tugasnya sudah selesai untuk menyelesaikan sengketa dan tidak ada keputusan yang dihasilkannya sehingga ada gugatan di pengadilan. Lanjutnya, putusan MPG itu justru menimbulkan masalah baru karena secara organisatoris sudah tidak ada.

"Itu akan menimbulkan masalah baru secara organisatoris, karena secara organisatoris sudah tidak ada," ujarnya.

Idrus menilai putusan MPG itu hanya kebencian-kebencian individual sehingga jangan sampai itu membuat keputusan yang tidak adil. Dia enggan menyebutkan kebencian individual itu ditujukan kepada siapa namun dirinya menilai itu adalah realitasnya.

"Jadi jangan karena kebencian kepada seseorang membuat tidak adil," tegasnya.

[T.Hidayat]
Komentar Anda

Berita Terkini